Berita

Traffic Ligth di Simpang Lima Sibolga Tidak Berfungsi Arus Lalu Lintas Semrawut

FaseBerita.ID – Traffic Light atau lampu pengatus lalulintas Simpang Lima yang berada di tengah-tengah Kota Sibolga, tepatnya di Kelurahan Pancuran Pinang, Kecamatan Sibolga Sambas, tampak tidak berfungsi.

Sejumlah pengguna jalan pun mengeluhkan lambatnya perbaikan lampu lalu lintas yang kerap mengakibatkan kondisi arus kendaraan dari simpang yang berbeda itu semrawut.

Pantauan wartawan koran ini, Jumat (17/7) pagi, banyak kendaraan dari lima arah yang berbeda berusaha saling mendahului melintasi persimpangan tersebut dan nyaris terjadi kecelakaan. Bahkan adu mulut kerap terjadi.

Mudin, salah seorang warga yang tidak terlalu jauh dari persimpangan lima tersebut saat dihampiri oleh wartawan koran ini mengatakan, kondisi itu sudah berlangsung lama. “Sudah ada kurang lebih setahun ini lampu lalu lintas yang berada di simpang itu tidak berfungsi. Pengguna kendaraan sering saling tabrakan dan adu mulut,” ucapnya.

Terpisah, Simon Pasaribu, salah seorang pengendara becak bermesin (betor) juga mengeluhkan hal yang sama saat diwawancarai wartawan ketika mangkal di persimpangan lima tersebut.

”Karena lampu merah mati, maka arus lalu lintas menjadi semrawut. Kendaraan pun banyak yang nyaris saling tabrakan. Bahkan, akibat kejadian tersebut, banyak pula antar pengemudi adu mulut serta saling menyalahkan kepada sesama pengemudi lainnya,” ujar Simon.

Lanjutnya, sebagai pengguna jalan, ia sangat mengharapkan Dinas Perhubungan Kota Sibolga dapat mengeluarkan anggaran pemeliharaan traffic light tersebut. “Sayang bana rasonyo indak ado diparancak Dinas Perhubungan padahal pisiknyo ado dan biaya perawatan pasti ado. Semogah lah lakke diparancak (Sayang kali rasanya tidak ada diperbaiki oleh Dinas Perhubungan padahal pisiknya ada dan perawatan pasti ada. Semogah lah diperbaiki),” harapnya.

Sambungnya, mengingat tingginya intensitas kendaraan di persimpangan lima Kota Sibolga, pasti seluruh masyarakat sangat mengharapkan agar pihak Dinas Perhubungan (Dishub) segera melakukan perbaikan atau menempatkan petugas untuk mengatur lalu lintas agar tak terjadi kecelakaan.

”Saya merasa khawatir, jika tidak segera diperbaiki, maka ancaman kecelakaan kendaraan akan terjadi. Saya meminta kepada pihak Dishub segera melakukan perbaikannya, atau setidaknya menempatkan petugas sepanjang lampu lalu lintas itu belum diperbaiki,” pungkasnya.

Terpisah,Kepala Dinas Perhubungan saat dikonfirmasi melalui telpon selulernya mengatakan belum bisa memberikan jawaban. “Mohon maaf pak, saya lagi rapat, nanti saya kabari,” ucapannya. (tam)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button