Berita

TPS Prihatin Kondisi Jalan ke Ujung Padang, Saatnya Putra Simalungun Bawah jadi Bupati

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID-Kecamatan Ujung Padang termasuk wilayah Kabupaten Simalungun. Namun untuk menuju ke kecamatan tersebut, mesti melalui Kabupaten Batubara. Bukannya tidak ada jalan yang tembus ke sana. Namun kondisinya sangat memprihatinkan.

Hal itu membuat calon Wakil Bupati Simalungun Tumpak Siregar (TPS) merasa prihatin. Keprihatinannya itu langsung disampaikannya saat ia mengunjungi warga di Lingkungan VI Cinta Jadi, Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Ujung Padang, Rabu (14/10/2020).

“Bukan tidak ada jalan, tapi karena jalan rusak parah. Kita harus memutar dari kabupaten tetangga supaya bisa cepat sampai di sini. Kondisi ini sangat memprihatikan,” sebut TPS yang berpasangan dengan H Muhajidin Nur Hasim (Hasim) sebagai calon Bupati Simalungun nomor urut 2.

Dalam kesempatan itu, TPS memaparkan program Hasim-TPS “Jalan Kita” yang artinya pembangunan infrastruktur jalan yang ada di Kabupaten Simalungun.

“Awalnya saya dan Bang Hasim akan memfokuskan pembangunan jalan di Simalungun bawah. Karena memang di Simalungun bawah ini kondisi jalannya yang lebih memprihatinkan,” terang TPS, seraya mengatakan ia dan Hasim sama- sama berasal dari Simalungun bawah.

Selain jalan, lanjut suami Nuraini br Sirait itu, Hasim-TPS memiliki sejumlah program lainnya yang tujuannya menjadikan Kabupaten Simalungun Maju, Rukun, dan Sejahtera. Program tersebut antara lain bidang pertanian, pendidikan, pengurusan administrasi penduduk cukup di kecamatan, dan bantuan kredit hewan ternak.

“Kami juga akan memperjuangkan bagaimana dana APBN bisa mengucur untuk pembangunan di Simalungun ini,” ujarnya sembari menekankan Hasim-TPS siap membuat kesepakatan tertulis dengan warga bila tidak menepati janji.

Salah seorang warga, Rudi Hutabarat mengaku selama selama 55 tahun ia tinggal di Ujung Padang, baru 2 tahun terakhir ini jalan di dekat rumahnya dibangun.

“Berarti selama 53 tahun tidak tersentuh pembangunan. Saya tahu Hasim-TPS berasal dari Simalungun bawah. Karenanya pasti lebih mengutamakan pembangunan di Simalunngun bawah ini. Makanya sekarang saatnya Kabupaten Simalungun dipimpin putra Simalungun bawah,” ujarnya.

Rudi menambahkan, selama ini mereka juga kesulitan mengurus surat-surat karena mesti ke ibukota Kabupaten Simalungun, di Raya.

“Jarak tempuhnya sangat jauh ke sana. Bisa sampai empat jam. Itu pun kalau bisa selesai hari itu juga,” tukasnya.(rel/fi)





Back to top button