Berita

TP4D dan Ahli Independen Awasi Pelaksanaan Proyek di Paluta

PALUTA, FaseBerita.ID – Tim Pengawal, Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) kembali melakukan pengawasan dan peninjauan langsung sejumlah proyek yang sedang dikerjakan di wilayah Kabupaten Paluta.

Dalam pengawasan dan peninjauan langsung yang dipimpin oleh Kajari Paluta Andri Kurniawan bersama Ketua TP4D Paluta yang juga Kasi Intel Kejari Paluta Budi Darmawan ini, masih menggandeng ahli independen yang didatangkan dari Politeknik Medan (Polmed) yakni Koster Silaen bersama pejabat pembuat komitmen (PPK) dari Dinas PUPR kabupaten Paluta, pers dan rekanan yang melakukan pengerjaan proyek.

“Kita melakukan pengawasan dan peninjauan langsung dengan membawa tim ahli independen dari Polmed untuk memastikan pengerjaan proyek sesuai spek dan lebih akuntabel,” ujar Kajari Paluta Andri Kurniawan saat melakukan peninjauan langsung, Sabtu (2/11/2019).

Katanya, pengawasan dan peninjauan ini merupakan langkah dan upaya pihak TP4D untuk mencegah secara dini dan mengawasi proses pengerjaan proyek agar tidak terjadi kesalahan di kemudian hari.

Sebab katanya, pihaknya lebih memfokuskan pada pencegahan terjadinya kesalahan dan penyimpangan yang bertujuan untuk penyelamatan uang negara dan penyelamatan kerugian daerah.

“Peninjauan dan pengawasan ini pada prinsipnya bujan untuk mencari kesalahan, tapi upaya pencegahan penyimpangan pengerjaan. Maka, jika ada potensi kekeliruan didorong untuk perbaikan dan penyempurnaan sesuai spek serta pedoman yang ada,” terangnya.

Untuk itu, ia berharap agar semua pihak rekanan dapat mengerjakan proyek sesuai spek dan pedoman yang ditetapkan agar nantinya hasil pengerjaan tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat banyak.

Senada, Kasi Intel Kejari Paluta yang menjadi ketua TP4D kabupaten Paluta Budi Darmawan mengatakan bahwa pengawasan dan peninjauan yang merupakan gelombang ke II ini dijadwalkan selama 3 hari yakni tanggal 31 Oktober dan tanggal 1-2 November di sejumlah proyek yang pengerjaannya sedang berjalan.

Dikatakannya, pendampingan dan pengawasan yang dilakukan ini bertujuan untuk menghindari potensi-potensi gangguan dalam pelaksanaan proyek serta mencegah terjadinya tindakan penyimpangan yang melawan hukum serta menyebabkan kerugian keuangan negara.

“Kita memfokuskan upaya pencegahan kesalahan dengan tujuan mewujudkan pembangunan berkualitas, tepat mutu, tepat waktu dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan pihaknya akan rutin melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pengerjaan proyek baik yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah maupun sumber dana lainnya.

Budi juga menyampaikan bahwa pengawasan dan peninjauan ini merupakan bagian dari mekanisme dan prosedur pendampingan untuk memastikan dipatuhi dan dilaksanakannya ketentuan dalam kontrak maupun perundang-undangan yang relevan dengan kegiatan tersebut.

“Karena itu kita menggandeng ahli independen yang lebih mengetahui untuk memastikan apakah pengerjaan proyek sudah sesuai spek dan aturan yang berlaku,” jelasnya.

Sementara, ahli independen dari Polmed yakni Koster Silaen mengatakan bahwa ada sejumlah pekerjaan yang diminta dan disarankan untuk diperbaiki karena disinyalir tidak sesuai spek dan pedoman yang ada.

Selain melakukan peninjauan dan pengecekan, ia juga meminta dan membawa sejumlah sampel atau contoh dari bahan dan hasil pengerjaan untuk diteliti dan dilakukan pengujian apakah sesuai dengan spek dan hasilnya akan menjadi bahan pertimbangan sebelum pekerjaan tersebut nantinya diserah terimakan. (ais)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close