Berita

TNI Profesional Kebanggaan Rakyat

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Dandrem 022 Pantai Timur Kolonel R Wahyu Sugiarto memimpin upacara peringatan hari ulang tahun (HUT) TNI ke-74 di lapangan Korem 022/ Pantai Timur Jalan Asahan, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Sabtu (5/10/2019).

Perayaan HUT TNI dihadiri Danrindam I/BB, Bupati Labuhan Batu Utara, Dandim 0207 Simalungun, Danyon 122/Tombak sakti, Kapolres Pematangsiantar, Kapolres Simalungun, Walikota yang diwakili Wakil Walikota Pematangsiantar, Wakil Bupati Simalungun, FKPPI Siantar-Simalungun, Forkopimda, tokoh agama dan masyarakat.

Dandrem 022/Pantai Timur R Wahyu Sugiarto, dalam sambutan mengatakan peringatan hari lahir TNI ke-74 tahun 2019 dilaksanaka di seluruh Indonesia.

“Kita melakukan upacara dengan mengusung tema TNI propesional kebanggaan rakyat. Panglima TNI mengapresiasi profesionalitas TNI saat ini, dan mengajak seluruh prajurit
TNI/PNS dan keluarga besar TNI untuk bekerja lebih baik lagi,” katanya membacakan amanat Panglima TNI Hadi Tjahjanto SIP.

Sebagai alat Negara, tugas TNI tidak lepas dari perubahan lingkungan. Perkembangan dunia telah telah menciptakan dimensi dan metode peperangan baru, serta dampak diberbagai bidang.

“Harapannya di HUT ke-74 ini, pasukan TNI semakin baik kedepannya. Prajurit TNI bisa menjadi prajurit TNI yang profesional, efektif, efesien, serta modern,” ujarnya.

Kepada wartawan usai upacara, Wahyu mengatakan TNI akan membantu meningkatkan keamanan menjelang pelantikan presiden.

“Menurut Undang-undang TNI, selain membantu pemerintah daerah dan pihak kepolisian, ada SOP nya serta kita sudah melakukan nya. Terkait persiapan pelantikan Presiden, TNI melakukan kegiatan polisional mendukung Polri. Kita sudah sepakat, untuk kesananya ada SOP nya. Di wilayah Korem 022, walau ada sedikit di beberapa wilayah ada unjuk rasa, tetapi semua masih kondusif. Harapan kita kedepannya tetap kondusif dan semua lancar,” harapnya.

Usai upacara, acara di lanjutkan dengan pembagian tali asih kepada veteran, selanjutnya pemotongan nasi tumpeng pertama dari Dandrem 022 pantai Timur, selanjutnya pemotongan kue HUT ke -74 oleh ibu ketua persatuan ibu TNI Candra Kirana.

Acara hiburan yang diantaranya antraksi beladiri militer, marching band dari SMK Plus Efarina, tari daerah SMA Sultan Agung dan tortor dari ibu Persit Korem 022/Pantai Timur dan rindam I/BB.

HUT TNI di Korem 023/Kawal Samudera

Korem 023/KS menggelar upacara HUT ke-74 TNI, bertempat di Lapangan Upacara SMA Mata Uli Pandan Tapanuli Tengah, Sabtu (5/10/2019). Perayaan HUT kali ini membawa tema “TNI Profesional Kebanggaan Rakyat”.

Danrem 023/KS Kolonel Inf Tri Saktiyono saat melakukan pemotongan nasi tumpeng usai upacara HUT TNI ke 74.

Upacara diikuti ratusan prajurit dari TNI AD, TNI AL dan TNI AU dan Polri. Kemudian, Satpol PP, Ormas, Pelajar  serta PNS TNI wilayah Sibolga-Tapteng.

Selaku Inspektur Upacara, Danrem 023/KS Kolonel Inf Tri Saktiyono membacakan amanat Panglima TNI,  Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP. Dalam amanatnya, Panglima.mengaku bangga dengan seluruh prajurit dan PNS TNI yang telah menunjukkan profesionalitasnya, dalam melaksanakan setiap tugas yang telah dipercayakan rakyat, bangsa dan negara.

“Selamat Ulang Tahun ke 74 dan Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia yang kita cintai dan banggakan bersama. Keluarga dan seluruh rakyat Indonesia juga bangga terhadap profesionalitas TNI nya. Hal itu harus disyukuri sekaligus menjadi cambuk bagi kita semua untuk berbuat lebih baik lagi. Oleh karena itulah, tema pokok pada kegiatan HUT ke 74 ini adalah TNI Profesional Kebanggaan Rakyat,” kata Panglima TNI melalui Danrem 023/KS.

Selaku Panglima TNI dan atas nama seluruh prajurit, PNS TNI beserta keluarga besar TNI disampaikan ucapkan rasa hormat dan bela sungkawa yang mendalam atas gugurnya prajurit-prajurit terbaik TNI dalam  melaksanakan tugas negara.

“Kami yang ditinggalkan akan melanjutkan tugas yang diamanahkan dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi keikhlasan dan kesabaran,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Panglima menjelaskan, sebagai alat negara, tugas TNI tidak terlepas dari perubahan lingkungan strategis yang berkembang dinamis dan semakin kompleks. Perkembangan dunia telah menciptakan dimensi dan metode peperangan baru. Kemajuan teknologi yang sangat berguna bagi kehidupan manusia, juga membawa dampak disruptif di berbagai bidang.

“Hal ini telah menjadikan konsep peperangan menjadi tidak lagi terbatas dalam suatu batas teritorial dan masuk ke berbagai dimensi. Sebagai contoh perang siber yang disertai perang informasi, walaupun tidak menghancurkan, namun sangat merusak bagi kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Konsep-konsep inipun mengaburkan filosofi perang konvensional dengan menggeser dimensi waktu. Karena perang-perang tersebut terjadi di masa damai. Ditambah lagi potensi bencana alam yang dapat terjadi setiap saat. Ancaman militer dan nir militer berubah dan TNI harus siap menghadapinya,” jelasnya.

Menghadapi kompleksitas ancaman tersebut, diperlukan Postur TNI ideal yang dibangun sesuai kebijakan pertahanan negara dan disusun dengan memperhatikan kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan. Pembangunan postur TNI meliputi pembangunan kekuatan, pembinaan kemampuan dan gelar kekuatan TNI.

“Dalam rangka pembangunan kekuatan TNI, telah dibentuk beberapa organisasi baru pada kurun waktu 2018 sampai dengan 2019, yaitu, pembentukan Divisi Infanteri-3/Kostrad, Koarmada III, Koopsau III dan Pasmar-3 Korps Marinir pada tanggal 11 Mei 2018. Guna menghadapi trouble spot di wilayah Indonesia bagian timur. Pembentukan Satuan TNI Terintegrasi (STT) Natuna pada tanggal 18 Desember 2018 sebagai pangkalan laju bagi unsur-unsur TNI yang beroperasi di wilayah utara Indonesia. Pembentukan Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI pada tanggal 30 Juli 2019 untuk menyelenggarakan operasi khusus guna menyelamatkan kepentingan nasional di dalam maupun di luar wilayah NKRI. Serta, pembentukan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I, II dan III pada tanggal 27 September 2019 untuk menyelenggarakan kampanye militer. Operasi gabungan dan operasi lainnya dalam rangka melaksanakan tugas pokok TNI,” paparnya.

Dalam melaksanakan tugas pokoknya masih amanat Panglima yang dibacakan Danrem, TNI harus bahu-membahu dan bersinergi dengan berbagai komponen bangsa lainnya. Berbagai kekuatan yang bersatu itu akan menghasilkan energi yang luar biasa bagi kemajuan bangsa.

“Untuk itu, saya akan memberikan penekanan kepada seluruh prajurit dan PNS TNI dimanapun berada dan bertugas. Untuk dipedomani dan dilaksanakan. Pertama, perkokoh iman dan takwa kita kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta luaskan hati untuk terus beribadah. Karena hanya kepada-Nya lah kita berserah diri. Tingkatkan soliditas TNI, pegang teguh nilai-nilai keprajuritan serta kemanunggalan TNI dengan rakyat. Agar kita selalu menjadi pemersatu dan perekat bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika. Kemudian, tingkatkan kewaspadaan dan profesionalitas serta kualitas sumber daya manusia dalam menghadapi berbagai macam tantangan tugas yang kian kompleks. Serta, sikapi berbagai kemajuan dengan bijak, jadilah agen perubahan yang positif. Dan jalanilah setiap tugas secara ikhlas, karena tugas kita adalah semata-mata untuk kepentingan bangsa dan negara tercinta ini,” pungkasnya.

Hadir pada upacara tersebut, para Dandim Jajaran Korem 023/KS, para pimpinan daerah wilayah Korem 023/KS yang terdiri dari 16 kabupaten dan 3 kota. Komandan Lanal Nias Letkol Laut (P) Jan Lucky Boy S SE, MTr Hanla, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Sibolga Letkol Laut (P) Betrawarman, Dansat Radar 234 Mayor Lek Alfred Anes, Dan/Ka Satdisjan, para Kasi, Kabalak Korem dan TNI AU dan TNI AL. Kemudian, hadir pula perwakilan dari organisasi perempuan TNI Persit , Jalasenastri, IKKT dan beberapa instansi lainnya.

Amatan, usai upacara digelar berbagai pertunjukan. Diantaranya, pertunjukan tari kolosal, demontrasi prajurit TNI serta Defile. Kemudian, ada juga digelar pemberian bantuan bagi personel dan warga.

Danrem 023/KS Kolonel Inf Tri Saktiyono memberikan kursi roda kepada warga yang cacat, tongkat dan kaca mata. Dilanjutkan, pemotongan tumpeng  kue ulang tahun.

Danrem 023/KS Kolonel Inf Tri Saktiyono saat melakukan pemotongan nasi tumpeng usai upacara HUT TNI ke 74. (mag04/ts)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button