Berita

Tingkatkan Kemampuan Berbahasa Mahasiswa, FKIP UNA Gelar Toefl Prediction Test

FaseBerita.ID – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Prodi Pendidikan Bahasa Inggris melalui UPT Pusat Bahasa Universitas Asahan (UNA) menggelar kegiatan Toefl Prediction Test untuk mahasiswa semester I di Laboratorium Bahasa FKIP UNA, Sabtu (16/11/2019).

Pelaksanaan Toefl Prediction Test ini diikuti 981 peserta terdiri dari 11 prodi yakni 30 mahasiswa teknik sipil, 46 mahasiswa teknik informatika, 41 mahasiswa teknik mesin, 146 mahasiswa agroteknologi, 16 mahasiswa budidaya perairan, 292 mahasiswa manajemen, 29 mahasiswa pembangunan, 180 mahasiswa ilmu hukum, 49 mahasiswa pendidikan matematika, 57 mahasiswa pendidikan bahasa Inggris dan 95 mahasiswa pendidikan bahasa Indonesia.

Toefl Prediction Testini dihadiri oleh Ketua Yayasan UNA Drs. Mapilindo, M.Pd dan dibuka oleh Rektor UNA  Prof. Dr. Ibnu Hajar M.Si.  Dalam sambutannya beliau berdua sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena di era industri digital 4.0 ini diharapkan mahasiswa Universitas Asahan  jangan lagi mengalami problem dalam bahasa Inggris.
Dengan  mengetahui kemampuannya sedini mungkin, mahasiswa/i UNA dapat  meningkatkan kompetensi  bahasa Inggrisnya A STEP FORWARD, ataupun mempersiapkan diri  dengan mengikuti kursus-kursus ataupun pelatihan- pelatihan yang ada di UPT. Pusat Bahasa Universitas Asahan.

“Test ini bisa memberikan pengalaman dan memacu mahasiswa untuk mengasah kembali kemampuan Bahasa Inggrisnya,” harap rektor.

Ketua UPT Pusat Bahasa UNA Dr. Heni Subagiharti, M.Hum menjelaskan,tujuan dilaksanakan kegiatan Toefl Prediction Test ini adalah untuk mengembangkan dan meningkatkan penguasaan kemampuan berbahasa inggris mahasiswa agar bisa bersaing di era globalisasi dan revolusi industri 4.0.

“Kami memberikan pengetahuan mahasiswa/i khususnya semester I terhadap penguasaan dan kecakapan bahasa inggris (English Proficiency), sebagai modal penting untuk mencari pekerjaan pada saat mereka sudah lulus nantinya, dan sebagai salah satu syarat kelulusan (SKPI),” imbuhnya.

Disamping itu juga untuk mengetahui treatment yang tepat diberikan oleh Universitas Asahan melalui UPT Pusat Bahasa dalam rangka meningkatkan kemampuan bahasa inggris mahasiswa tersebut selama menempuh pendidikan di kampus.

Sebagai Kepala UPT Pusat Bahasa, ia juga sudah memberikan motivasi kepada mahasiswa Universitas Asahan serta juga mencoba untuk mengevaluasi dari berbagai segi termasuk pelaksanaan teknis.

Salah satu yang disampaikan kepada mahasiswa adalah jangan mencoba untuk melakukan ujian ini dengan asal-asalan, tetapi lakukanlah dengan serius dan sungguh-sungguh, karena hasil test toefl digunakan sebagai data tentang kemampuan mahasiswa sekaligus untuk standar menempatkan mahasiswa ini nantinya pada standard score yang diharapkan yaitu 500 untuk dalam negeri dan 550 untuk  luar negeri.

“Hasil Toefl ini akan sangat membantu sekali dalam memberikan perlakuan apa yang cocok bagi mahasiswa tersebut,” sambungnya.

Untuk sertifikat katanya, bisa diambil nanti seminggu setelah pelaksanaan simulasi ini di Pusat Bahasa Universitas Asahan.

Jenni Suryani salah seorang mahasiswa Fakultas Pertanian prodi Agroteknologi mengetahui kemampuannya dimana dan apa saja yang kurang pada dirinya mengenai Bahasa Inggris.

“Baru pertama kali ini untuk mengikuti tes TOEFL, jadi perasaan gugup masih ada walaupun sedikit, walaupun demikian saya harus tetap semangat,” imbuhnya. (per/rah)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close