Berita

THR Cair Bulan Ini untuk ASN, Polri dan TNI

FaseBerita.ID – Pemerintah sudah memutuskan pencairan tunjangan hari raya atau THR bagi ASN, TNI dan Polri akan dicairkan pada bulan ini.

Hal tersebut disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Syafruddin di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (3/5).

“Itu sudah diputuskan, tanggal 24 (Mei),” ucap Syafruddin usai mengikuti sidang kabinet tentang persiapan Idulfitri 1440 H di Kantor Presiden.

Hanya saja dia belum memerinci apakah pencairan THR bakal bersamaan dengan Gaji ke-13 atau tidak. Mantan wakapolri itu menyebut penjelasan resmi akan disampaikan Kementerian Keuangan. “Tunggu, nanti sama wamenkeu. Beliau yang jelaskan, saya nggak ngerti itu,” tukas pensiunan polisi dengan tiga bintang itu.

Pihaknya memastikan pencairan THR maupun Gaji ke-13 sudah disampaikan wamenkeu dalam sidang kabinet pada hari ini. “Tadi sudah diumumkan di sidang kabinet, cegat saja beliau (wamenkeu),” tandas Syafruddin.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebelumnya menegaskan pencairan THR PNS akan dilakukan pada Mei 2019. Hal ini lantaran Hari Raya Idul Fitri di tahun ini yang jatuh pada awal Juni.

“Karena THR Hari Raya 1 Juni dan libur bersama 1-7 Juni, maka pembayaran THR harus sebelum libur bersama itu, bulan Mei,” kata Sri Mulyani.

Selama tahun lalu, pemerintah menganggarkan THR untuk PNS dan pensiunan sebesar Rp 17,88 trilun, terdiri dari THR gaji PNS sebesar Rp 5,24 triliun, THR tunjangan kinerja Rp 5,79 triliun, dan THR pensiunan Rp 6,85 triliun.

Sekadar mengingatkan, komponen THR tahun lalu meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan atau tunjangan umum, dan tunjangan kinerja. Jenis komponen yang tertuang dalam PP Nomor 19 Tahun 2018 itu lebih banyak dari 2017 yang hanya terdiri dari gaji pokok.

Pemerintah pusat mengalokasikan belanja pegawai untuk pos belanja Kementerian/Lembaga dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 sebesar Rp224,4 triliun. Kemudian, untuk belanja pegawai di pos belanja non K/L sebesar Rp157,15 triliun. (fat/jpnn/kc/int)

iklan usi



Back to top button