Berita

Tersangka Penyiksa Putri Kandung Dikabarkan Kabur… Kapolres: Dia Mengurus Bayinya

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Kapolres Simalungun AKBP Heribertus Ompusunggu membantah tersangka penganiaya putri kandung, PS (31) melarikan diri. Menurut Heribertus, PS hanya pergi ke rumah saudaranya untuk mengurus bayinya yang masih berusia dua bulan.

“PS bukan kabur, tapi ke tempat saudaranya. Ketepatan anaknya ada yang masih kecil, berusia sekitar dua bulan dan sedang sakit. Kasat Reskrim masih di lapangan mengumpulkan data-data. Setelah data terkumpul, kita akan melakukan press release,” kata Heribertus, saat dikonfirmasi di Polres Simalungun, di Pamatang Raya, Rabu (23/10/2019).

PS menjadi tersangka karena menganiaya putri kandungnya, VM (8) di rumahnya, di Huta Parmonangan, Nagori Pondok Bulu, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun. Minggu (20/10/2019) sekira pukul 15.00 WIB seorang tetangga mengetahui VM sedang disiksa ibunya. Ia direndam di dalam drum berisi air dengan kondisi telanjang.

Kapolsek Dolok Panribuan, AKP H Sinambela mengatakan, setelah kasus tersebut ditangani polisi, VM sementara ini dititipkan di rumah tetangga.

Masih kata Sinambela, korban selama ini tinggal bersama ibu dan bapak tirinya. Sedangkan ayah kandungnya, telah lama bercerai dengan ibunya.

“Korban satu rumah bersama ibu kandung dan ayah tirinya. Ayah kandungnya bernama Selamat sudah lama cerai dengan ibu korban,” sebutnya.

Lebih lanjut Sinambela menerangkan, PS tega menyiksa anak kandungnya karena korban sering makan garam dan bumbu penyedap rasa.

“Terus, katanya sering mengambil duit,” tambahnya. (mag-05)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button