Berita

Tersangka Pembakar Kios Dihujat Warga: Diteriaki dan Nyaris Dipukul

SIANTAR, FaseBerita.ID – Amarah warga nyaris tidak terbendung begitu melihat Fika Febriani alias Agil (24), tersangka penyebab kebakaran kios di kawasan Stasiun Kreta Api ketika berada di lokasi saat melakukan olah TKP.

Fika nyaris jadi sasaran kemarahan para korban kebakaran. Dia dihujat, diteriaki bahkan nyaris dipukul.

Insiden itu berawal dari upaya petugas Labfor Polda Sumut dibantu personel unit Satuan Reskrim Polres Pematangsiantar membawa tersangka ke tempat kejadian perkara, Selasa (17/12) sore.

Melihat tersangka yang dikawal ketat oleh petugas kepolisian, seketika membuat spontan warga berkerumun. Tidak hanya itu, warga dan korban kebakaran, spontan meneriaki dan berusaha memukulnya.

Namun, hal itu tidak terjadi lantaran petugas sigap mengamankan tersangka ke dalam mobil, dan membawanya kembali ke Mapolres.

Kasat Reskrim Iptu Nur Istiono menerangkan, pihaknya melakukan olah TKP untuk keperluan penyelidikan. Tersangka dibawa untuk melihat langsung perannya saat membakar tilam tempat tidur di rumahnya, yang berdampak terhadap terbakarnya sembilan kios.

Polisi menetapkan dan melakukan penahanan terhadap tersangka setelah melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi.

Dari olah tempat kejadian, Polisi mengamankan satu kompor minyak yang digunakan tersangka untuk menyiram tilam yang ada di dalam kamar rumah ibunya.

Polisi juga menemukan keterangan, bahwa kebakaran berasal dari kios yang ditinggali Muliati, ibu tersangka.

Saksi mengatakan, tersangka sebelum peristiwa, masuk ke kamar membawa satu kompor berisi minyak tanah.

Kemudian tersangka menyiramkan minyak tanah ke bagian tempat tidur, dan membakar ruangan kamar hingga meluas menghanguskan kios-kios lainnya.

Rabu (18/13) pagi, Kasat reskrim Polres Siantar mengatakan, atas perbuatanya tersangka dijerat dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

“Untuk tersangka akan dikenakan Pasal 187 KUHP dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. Untuk upaya yang sudah kita lakukan adalah memeriksa saksi-saksi serta telah berkoordinasi dengan Labforcab Medan untuk proses olah TKP,” ujar Iptu Nur Istiono. (Mag-03)

Unefa

Pascasarjana

Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close