Berita

Terlibat Narkoba, ASN di Tapteng Kembali Dipecat

FaseBerita.ID – Seorang Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) kembali diberhentikan karena terlibat narkoba baru-baru ini.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Tapteng Yetty Sembiring menyampaikan, baru-baru ini satu orang oknum ASN di Lingkungan Pemkab Tapteng berinisial AS (39) diamankan petugas dari satuan narkoba Polres Tapteng karena terlibat dengan narkoba.

Terhadap kasus itu, Pemkab Tapteng telah menggelar rapat tim penegakan disiplin yang diketuai Sekda, yang di dalamnya terlibat BKD, Inspektur, Bagian Hukum, Asisten III, Kabag Umum.

Dan dari hasil rapat penegakan disiplin Pemkab Tapteng itu, Yetty menyebutkan, diputuskan yang bersangkutan AS (39) diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri dari ASN.

“Jadi tidak ada tawar menawar kalau berkaitan dengan narkoba. Dan Pak Bupati cukup tegas dengan komitmen itu. Dan sesuai dengan surat pernyataan yang ditandatangani yang bersangkutan, maka sanksi disiplin pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri kepada AS (39) diberlakukan. Karena tim sudah mengecek semua bukti-bukti dari polisi dan juga hasil tes urine yang menyebutkan dia (AS,red) positif menggunakan narkoba,” kata Yetty kepada wartawan, Selasa (25/2).

Berharap hal serupa tidak terulang, Yetty mengimbau seluruh ASN Pemkab Tapteng dan juga pegawai honor yang sudah membuat surat pernyataan siap mundur jika terbukti terlibat narkoba, agar berhati-hati dan jangan menyentuh barang haram tersebut.

“Kasihi keluarga anak istri/suami saudara, dan jangan coba-coba yang namanya narkoba, karena kita sudah membuat surat pernyataan. Selain itu juga, ASN yang diberhentikan karena terlibat narkoba tidak dapat pensiun. Coba anda bayangkan dan renungkan betapa beratnya sanksi yang sudah kita sepakati itu. Dan saya juga beserta pimpinan SKPD yang lain juga membuat surat pernyataan yang sama. Sekali lagi kami imbau agar jauhi diri kita dari narkoba, karena tiada maaf untuk narkoba,” ucapnya.

Disinggung terkait apakah pemberhentian terhadap ASN di Pemkab Tapteng itu merupakan kasus pertama, Yetty mengatakan hal itu adalah kali kedua Pemkab Tapteng memberhentikan ASN yang terlibat narkoba.

“Ini adalah kasus yang kedua. Dan tes urine terhadap ASN dan pegawai honor tetap dilakukan, hanya saja kapan waktunya tidak perlu kami sampaikan,” katanya.

Diketahui, keseriusan Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani dalam memerangi narkoba di wilayah yang dipimpinnya itu nyata. Bahkan, Bakhtiar juga telah menerapkan aturan bagi ASN Pemkab Tapteng dan juga pegawai honor dengan menandatangani perjanjian di atas materai yang berisikan, siap diberhentikan jika terbukti terlibat narkoba. (dh)

Universitas Simalungun  
Tags

Berita lainnya

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close