Berita

Terkait Vonis Terdakwa Kasus 250 Kg Ganja: Permintaan Ketua DPRD Madina Dikabulkan

FaseBerita.ID – Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis meminta kepada majelis hakim Pengadilan Negeri Kota Padangsidimpuan agar tidak menjatuhkan vonis hukuman mati kepada dua orang warga Mandailing Natal (Madina), terdakwa kasus narkotika seberat 250 kilogram ganja.

Hal itu disampaikannya saat menggelar konferensi pers bersama sejumlah wartawan di ruang kerjannya di DPRD, Senin (7/9) pagi.

“Saya atas nama Ketua DPRD Madina, yang juga mungkin perwakilan masyarakat di sini, memohon kepada bapak/ibu majelis hakim supaya tidak menjatuhkan hukuman mati terhadap dua terdakwa atas nama Pandapotan dan Adi Saputra alias Boja,” ucap Erwin.

Baca juga: Tak Divonis Mati, Terdakwa Kasus 250 Kg Ganja di Sidimpuan Dihukum 20 Tahun Penjara

Ketua DPC Gerindra Madina ini menilai, bahwa hukuman mati terhadap keduanya dirasa kurang tepat, mengingat keduanya hanya sebagai kurir atau pengantar. Apalagi, keduanya melakukan itu karena desakan ekonomi yang sedang membutuhkan.

“Dalam posisi ini saya tidak ingin menyalahkan siapa-siapa, tapi atas nama kemanusiaan mengingat keduanya juga masih punya keluarga dan anak-anak mereka yang masih kecil dan ada yang baru melahirkan. Saya mohon dan meminta tolong agar mereka diberikan kesempatan hidup dan jangan dihukum mati,” sebutnya.

Ia juga mengharapkan agar pemerintah daerah dan Bupati Madina supaya memperhatikan secara khusus daerah terpencil di Panyabungan Timur. Yang mana daerah itu kerap ditemukannya tanaman ladang ganja.

“Saya harap Pemda dan Bupati memperhatikan daerah tersebut, dan kepada masyarakat yang di sana juga harus mau merubah, karena masih banyak pekerjaan yang lainnya,” pungkasnya. (Mag 01)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button