Berita

Terkait Izin Land Aplikasi Limbah Cair PKS Bah Jambi, Manajer: Izin LA Berlaku hingga 2020

FaseBerita.ID – Perizinan pengelolaan Land Aplikasi (LA) Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Bah Jambi PT Perkebunan Nusantara IV (Persero) yang terletak di Nagori Bah Jambi I, Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, yang disinyalir belum memiliki izin dari Pemerintah Kabupaten Simalungun, dibantah oleh pihak PKS Bah Jambi, Jumat (10/7).

Manager PKS Bah Jambi Rudi Simatupang melalui WhatsApp (WA) miliknya menyebutkan bahwa izin LA masih aktif dan berlaku hingga 2020.

“Izin LA masih aktif sampai dengan 2020 dan sedang proses perpanjangan oleh tim Rensus kantor pusat PTPN4,” ujarnya menanggapi berita yang terbit sebelumnya ditujukan kepada wartawan media ini.

Namun saat dimintai foto bukti surat yang dimaksud, Rudi Simatupang menjawab bahwa dirinya sedang sakit dan dalam perawatan di RS Martha Friska Medan.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, pihak Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Simalungun, Pahala Sinaga saat dikonfirmasi wartawan media ini via seluler, Kamis (9/7) mengatakan, terkait perizinan pengelolaan Land Aplikasi Limbah Cair PKS Bah Jambi PT Perkebunan Nusantara IV, masih dalam pengajuan.

“Tadi sudah saya cek, mereka masih dalam pengajuan permohonan. Nanti selanjutnya akan kita proses dulu,” katanya via seluler, singkat.

Perbedaan pernyataan dari kedua belah pihak itu tentunya menimbulkan pertanyaan besar. Dan seharusnya Pemerintah Kabupaten Simalungun yang berkompeten dalam penanganan masalah lingkungan harus memberikan lebih jelas terkait izin pengelolaan Land Aplikasi Limbah Cair PKS Bah Jambi itu.

Namun sayang seperti dalam berita sebelumnya, saat dikonfirmasi ke pihak Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Simalungun, kru koran ini mencoba konfirmasi terkait perizinan pengelolaan Land Aplikasi Limbah PKS Bah Jambi kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup Misliani Saragih melalui selulernya mengatakan, agar masalah ini ditanyakan ke Dinas Perizinan.

“Terkait masalah izin, silahkan konfirmasi ke Dinas Perijinan ya, Pak,” ujarnya.

Namun, ketika ditanya tentang rekomendasi dari pihak Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Simalungun yang dipimpinnya saat ini, tidak kunjung membalas walaupun pesannya sudah ceklist biru dua. (Adi)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button