Berita

Terkait Bantuan Sosial, Dinsos Sibolga Terima 300 Pengaduan

SIBOLGA, FaseBerita.ID – Sejak dibukanya posko layanan data dan pengaduan terkait bantuan sosial awal November lalu, hingga saat ini Dinas Sosial (Dinsos) Kota Sibolga menerima sekitar 300 pengaduan masyarakat.

Ketua Pelaksana Kegiatan Bustanul Arifin melalui Koordinator Bidang Layanan Data dan Pengaduan Terkait Bantuan Sosial Alam Satriwal Tanjung mengatakan, hingga saat ini sudah diterima sekitar 320 laporan pengadun masyarakat. “Masyarakat  melaporkan terkait  bantuan sosial yakni Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) agar mereka dimasukkan dalam Keluarga Penerima Manfaat  (KPM) yang merupakan program nasional Kementrian Sosial Republik Indonesia,” kata Satriwal.

Menurutnya, program layanan data dan pengaduan terkait bantuan sosial ini merupakan program awal Dinas Sosial Kota Sibolga dengan tujuan menampung aspirasi masyarakat Kota Sibolga. “Warga dapat melaporkan langsung ke Dinas Sosial untuk dilakukan verifikasi dan validasi  apakah yang bersangkutan layak atau tidak layak untuk diusulkan,” beber mantan wartawan itu.

Tentunya, sambungnya, dilakukan melalui mekanisme untuk didaftarkan dalam data kesejahteraan sosial melalui mekanisme  musyawarah kelurahan untuk masuk dalam data kesejahteraan sosial. “Kita berharap masyarakat juga dapat melaporkan bilamana ada  warga yang sudah  mampu dan mapan ekonominya namun masih terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk dilakukan proses penghapusan dan pergantian sesuai dengan daftar antri dalam Basis Data Terpadu (BDT),” tegasnya.

Dia menegaskan, masyarakat yang datang melapor ke Dinas Sosial dilayani dengan baik dengan mengisi formulir data pribadi dengan melampirkan foto copy KTP dan Kartu Keluarga. “Tujuannya agar dilakukan penginputan data oleh petugas operator  untuk dilakukan tahapan Verifikasi dan Validasi Data oleh petugas pendata di Kelurahan,” jelasnya.

Terkait laporan yang diterima melalui input data masing-masing pendamping yakni TKSK, PKH, Pendamping anak dan disabilitas, lanjutnya, akan melakukan verifikasi kelapangan bersama petugas pendata Kelurahan untuk menindak lanjuti laporan pengaduan tersebut. (rb/ahu)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button