Berita

‘Terjebak’ di Malaysia, Warga Batubara Segera Dijemput

FaseBerita.ID – Warga Kabupaten Batubara yang ‘terjebak’ di Malaysia akibat pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) segera bias bertemu keluarga. Sebab Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batubara berencana dalam waktu dekat melanjutkan program penjemputan misi kemanusiaan demi menyelamatkan nasib warganya di Malaysia.

Hal itu langsung dikatakan Bupati Batubara Zahir. Katanya, pihaknya masih mengupayakan dan menjalin komunikasi bersama pihak terkait di Malaysia dan menanggung segala biaya warganya kembali ke kampung halaman.

Berdasarkan informasi, Pemkab Batubara telah melakukan pendataan warganya di Malaysia berjumlah 447 orang. Ini menjadi misi kemanusiaan kedua yang dilakukan Pemkab Batubara setelah menjemput 126 warganya April lalu.

“Kita ini bukan memulangkan, tapi menjemput warga Batubara yang telantar di Malaysia. Ini tugas kemanusiaan untuk menjemput warga Batubara yang terlantar akibat pandemi virus Corona,” kata Zahir, Senin (14/9).

Zahir menjelaskan, dalam penjemputan itu, Pemkab Batubara hanya menanggung biaya mulai dari Port Klang (Malaysia) menuju Pelabuhan Tanjungbalai dan selanjutnya menuju Kabupaten Batubara.

“Kita hanya bisa menanggung ongkos dari Port Klang menuju Tanjungbalai dan Kabupaten Batubara. Selebihnya, mereka yang mencari sendiri. Tidak bisa kita menanggung biaya yang tidak ada kuitansinya. Jadi, saya sudah buat surat, yang kita tanggung hanya ongkos dari Port Klang menuju Tanjungbalai dan Kabupaten Batubara,” katanya.

Zahir mengatakan, saat ini pihaknya sudah melakukan lobi- lobi dengan pihak terkait dan berupaya menyewa kapal penumpang untuk melakukan penjemputan.

“Tadi sudah saya perintahkan untuk mencari kapal dan meminta izin ke kementerian untuk membuka pelabuhan Tanjungbalai. Kita masih menunggu perizinan dari pusat. Kalau hari ini siap, hari ini kita jemput. Kalau besok siap, besok kita jemput,” ujar Zahir.

Terpisah, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Batubara, Erinaldo mengatakan, warga Batubara yang telah terdata untuk dilakukan penjemputan sebanyak 447 orang. (per)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button