Berita

Terdakwa Kasus Narkoba Terpukul Divonis 5 Tahun Penjara: Mungkin Inilah Jalan Saya Tobat…

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Terdakwa Syahripal merasa terpukul setelah Majelis Hakim Pengadilan Negeri Simalungun menjatuhkan vonis selama 5 tahun penjara dan didenda Rp800 juta subsider 3 bulan penjara.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Juna Karo-karo SH menuntut terdakwa selama 6 tahun penjara. Namun majelis hakim yang dipimpin Rozianti SH didampingi Justiar Ronal dan Nasfi Firdaus SH mengurangi hukumannya menjadi 5 tahun.

Setelah selesai sidang, terdakwa terlihat lesu.

“Mungkin inilah jalannya nantinya saya menjadi tobat, Bang,” aku terdakwa sembari berlalu.

Sebagaimana diketahui, terdakwa dinyatakan melanggar pasal 112 (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Perbuatan terdakwa terungkap pada hari Jumat tanggal 28 Desember 2018 sekira pukul 19.00  WIB di Kelurahan Perdagangan I, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun.

Saat itu, personel Polsek Perdagangan menindaklanjuti informasi dari warga yang menyebutkan terdakwa diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.

Saat dilakukan penangkapan, terdakwa sedang duduk-duduk di pinggir jalan dan ketika melihat polisi datang, terdakwa tiba-tiba membuang sesuatu ke dalam paret.

Merasa curiga, polisi langsung menangkap terdakwa dan menyuruh mengambil yang dilemparkan tersebut. Setelah diambil, ternyata sebuah bungkusan kecil yang berisi 6 paket sabu di dalam plastik klip. Selanjutnya tersangka dan barangbukti dibawa ke Polsek Perdagangan.

Divonis 6 Tahun

Pada kesempatan yang sama, Majelis Hakim Pengadilan Negeri juga menggelar sidang putusan dalam perkara narkoba Julkarnaen Hutabarat.

Dia divonis selama 6 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider 3 bulan penjara. Ia dinyatakan bersalah setelah memiliki 2 bungkus ganja seberat 2,6 gram.

Majelis Hakim yang dipimpin Rozianti SH didampingi Justiar Ronal SH dan Nasfi Firdaus SH mengungkapkan bahwa perbuatan terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 114 (1) Undang-undang No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum Nova SH menuntut terdakwa selama 7 tahun penjara. Namun majelis hakim menguranginya menjadi 6 tahun penjara.

Perbuatan terdakwa Julkarnaen terungkap pada hari Senin 14 Januari 2019 sekira pukul 18. 30 WIB di Huta III, Nagori Syahkuda, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun. Saat itu polisi menemukan barang bukti dari rumah terdakwa berupa satu paket ganja seberat 2,60 gram dan uang Rp50 ribu hasil penjualan ganja. (ros)

iklan usi



Back to top button