Berita

Terbangun Setelah Melihat Kamar Terbakar: Nek Elmi Selamat dari Kobaran Api

TAPTENG, FaseBerita.ID – Sebuah rumah di Dusun Pargadungan, Desa Tapian Nauli I, Kecamatan Tapian Nauli Tapteng rata dengan tanah setelah terbakar, Minggu (15/12) sekira pukul 23.00 WIB. Beruntung, penghuni rumah yang sudah tua, Elmi Hutagalung (70) berhasil menyelamatkan diri. Dia terbangun dari tidurnya dan melihat api telah melalap atap kamar tidurnya.

Dalam keterangannya, Kapolres Tapteng AKBP Sukamat melalui Kasubbag Humas Iptu R Sipahutar mengatakan, kalau rumah tersebut milik Chandra Sikumbang. Sedangkan Elmi merupakan pengontrak. “Ini rumah kontrakan milik Chandra, yang ditempati oleh Elmi,” kata R Sipahutar.

Dari hasil pemeriksaan diketahui kalau kebakaran terjadi saat penghuni sedang tidur. Tiba-tiba, Elmi terbangun dan langsung kaget melihat api telah membakar bagian atap kamarnya. Diapun segera berlari untuk menyelamatkan diri.

“Pada saat korban Elmi Hutagalung sedang tidur di rumahnya sendiri, kemudian sekitar pukul 23.00 WIB korban terbangun dan melihat atap rumah, pada bagian kamar korban telah terbakar. Kemudian korban berlari keluar dan meminta tolong kepada Warga untuk memadamkan api tersebut,” terangnya.

Mendengar teriakan korban, warga sekitar langsung berjibaku, mencoba untuk memadamkan api. Tak berapa kemudian, mobil pemadam kebakaran pun tiba dan berhasil memadamkan api.

“Api dapat di padamkan sekitar pukul 24.00 WIB, dengan bantuan Mobil Pemadam Kebakaran sebanyak 5 unit. Dua di antaranya milik Pemko Sibolga, dua milik pemkab Tapteng dan satu milik PT Mujur Timber. Proses pemadaman juga dibantu personil Polsek Kolang yang di Pimpin Kapolsek Iptu Mhd Tahir Lubis SH,” ungkapnya.

Belum diketahui pasti penyebab kebakaran. Namun, pihak kepolisian telah memeriksa beberapa saksi. “Ada tiga saksi yang sudah kita periksa, termasuk pemilik rumah, Chandra,” kata R Sipahutar.

Selain rumah, masih kata perwira berpangkat dua balok tersebut, masih ada beberapa barang berharga lainnya.

Kerugian yang ditaksasi mencapai ratusan juta. “Adapun Rumah yang terbakar tersebut berukuran 4×5 Meter yang terbuat dari kayu dan beratapkan seng. Kerugian lain berupa, 1 unit sepedamotor merek Satria FU, milik Irpan Sahrul Sikumbang, cucu korban. Kemudian, peralatan pesta untuk perkawinan, perlengkapan rumah seperti, TV, kulkas. Seluruhnya berjumlah sekira Rp100.000.000,” pungkasnya.

Untuk saat ini korban tinggal di rumah keluarganya. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. (ts)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button