Berita

Temukan Jejak Harimau Warga Ketakutan Keluar Rumah

LABURA, FaseBerita.ID – Warga Dusun Kampung Baru, Desa Terang Bulan, Kecamatan Aek Natas, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), kembali ditakutkan dengan penemuan jejak dan kotoran diduga harimau tak jauh dari pemukiman masyarakat.

Dugaan keberadaan binatang buas yang dilindungi tersebut sudah masuk ke ladang kebun sawit warga Dusun Kampung Baru. Warga heboh membicarakan jejak yang diduga tapak harimau sejak Rabu lalu hingga malam Minggu (10/8/2019). Suara mirip harimau kembali terdengar warga yang selama ini tidak pernah ada terdengar suara seperti itu.

“Diduga kuat suara dan jejak yang ditemukan warga adalah suara dan jejak kaki hewan buas Si Raja Rimba. Jejaknya tidak jauh dari pemukiman warga,” ucap Erwin, warga Kampung Baru, Minggu (11/8/2019).

Menurutnya, beberapa hari belakangan ini sejumlah warga juga mendengar auman ‘siraja rimba’ tersebut.

Sementara pada saat suara auman harimau terdengar, hewan seperti monyet dan ayam ternak menjadi riuh, tampaknya merasa ketakutan.

“Malam ini (malam minggu) sekira pukul 19.00 WIB saya dan warga kembali mendengar langsung suara yang diduga suara harimau,” tambah warga lainnya.

Warga telah melaporkan hal itu kepada Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). “Alhamdulillah tim BKSDA cepat tanggap dengan laporan warga dan pada Sabtu (10/8) petugas BKSDA datang ke desa terang bulan untuk mencari jejak dan mencek ke lapangan. Dan sore ini petugas BKSDA rencananya mau turun lagi ke lokasi,” sebutnya.

Ervin dan sejumlah warga menyebutkan, awalnya dirinya tidak percaya dengan omongan warga. Namun setelah mendengar langsung, dirinya pun mulai percaya. “Awalnya aku kurang percaya namun setelah mendengar langsung, saya mulai yakin bahwa jejak dan auman itu diduga hewan siraja rimba,” sebutnya.

Beberapa tahun lalu, seekor Harimau Sumatera jenis (Phantera Tigris Sumatrae) tewas ditombak warga di Dusun Kuala Indah, Desa Terang Bulan, Kecamatan Aek Natas, Labuhan Batu Utara, sekitar 5 Km dari lokasi ditemukannya kotoran dan jejak diduga jejak dan kotoran Harimau. Satwa yang dilindungi tersebut ditombak warga saat mengejar seekor bebek hingga ke perkampungan warga kala itu.

Menurut masyarakat, harimau di Dusun Kuala Indah pada bulan Mei 2017 itu mengejar-ngejar bebek. Jadi masyarakat merasa ketakutan. Wilayah III Kisaran BKSDA Sumut pada waktu itu juga turun ke lokasi dan membawa bangkai harimau itu ke kantor BKSDA. (st/rah)

iklan usi



Back to top button