Berita

Tekan Angka Stunting Melalui Pola Hidup Sehat

KISARAN, FaseBerita.ID – Setiap orang pasti ingin memiliki tubuh yang sehat. Ketika tubuh sehat, maka segala aktivitas yang dijalani dapat dilaksanakan dengan baik.

Hal itulah yang saat ini digaungkan Pemkab Asahan. Pemda berupaya mencegah terjadinya gangguan pertumbuhan pada anak (stunting) di lingkungan masyarakat.

Salahsatu langkah yang akan diambil adalah dengan menyebarkan informasi pola hidup sehat pada ibu rumah tangga (IRT) dimulai dari kader PKK.
Sebab, menurut mereka memperoleh tubuh yang sehat sebenarnya tidak sulit. Cukup dengan menjalani pola hidup yang sehat. Maka, besar kemungkinan bisa mendapat tubuh yang sehat pula.

“Hal ini sudah mulai kita laksanakan dengan mengkampanyekan penyuluhan nutrisi pola hidup sehat kepada ibu rumah tangga melalui kader penggerak kesejahteraan keluarga (PKK),” kata Kadis Kominfo Asahan Rahmad Hidayat Siregar kepada wartawan, Selasa (26/3) di kantornya.

Baca: Sebelum Membeli Daging Perhatikan 3 Hal Berikut

Nantinya, program tersebut akan turut melibatkan PKK dan Posyandu daerah setempat untuk menggencarkan sosialisasi pola hidup sehat, dan menambah asupan makanan yang diberikan melalui program pemberian makanan tambahan yang dijalankan pemerintah pusat.

“Dalam hal ini Pemkab Asahan bekerja sama dengan PKK dan Posyandu untuk pemberian makanan tambahan baik berupa telur, ikan, kacang hijau, susu, juga tambahan biskuit seperti kemarin. Intinya makanan lokal akan lebih didahulukan,” ungkapnya.

Dengan itu diharapkan kondisi lingkungan dan kesehatan di daerah-daerah terfokus dapat ditingkatkan untuk mencegah stuntingsejak dini.

“Karena stunting ini bukan hanya masalah makanan, tapi juga berkaitan dengan kesehatan lingkungan baik sanitasi, infrastruktur air bersih, semuanya. Ini sebuah kerja yang harusnya sangat terintegrasi,” tandasnya.

Menyikapi hal tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan di bawah kepeminpinan Hj Winda Fitrika Taufan Gama Simatupang berkomitmen penuh untuk menekan angka Stunting di Kabupaten Asahan.

Ragam kegiatan yang berhubungan dengan penanganan Stunting pun telah masuk dalam program kerja TP PKK Kabupaten Asahan seperti memperbaiki gizi dan kesehatan ibu hamil.

Kemudian mendorong ibu-ibu untuk melakukan pemeriksaan kehamilan minimal 4 kali serta memberikan tambahan darah minimal 90 tablet selama kehamilan.

Di samping itu, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan selalu memberikan bimbingan dan dorongan kepada pengurus PKK sampai ke tingkat desa agar selalu memberikan pengetahuan kepada ibu ibu tentang petingnya memperhatikan kesehatan dan gizi pada masa kehamilan serta setelah ibu melahirkan.

“Dengan demikian ke depan bantuan seluruh pihak, angka stunting di Kabupaten Asahan dapat dituntaskan atau paling tidak dapat ditekan agar cita cita yang terkandung dalam nawacita membangun generasi emas dari pinggiran dapat terwujud,” ujarnya. (Per)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button