Berita

Taspen Beri Perlindungan JKK-JKM Non ASN di Lingkungan Pemkab Samosir dan Dairi

SIANTAR, FaseBerita.ID– PT Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri Sipil (Taspen) Persero Cabang Pematangsiantar menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Samosir dan Dairi untuk memberikan perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi pegawai Non ASN di lingkungan pemerintah daerah tersebut.

Kerjasama ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Bupati Samosir dan Bupati Dairi dengan Branch Manager PT Taspen Cabang Pematangsiantar Deddy Helmia Gunawan di masing-masing Pemkab, belum lama ini.

Menurut Branch Manager Deddy Helmia melalui Manajer Umum dan SDM Harry Saputra, JKK dan JKM bagi pegawai Non ASN itu memang sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) 70 Tahun2015, PP 66 Tahun 2017, dan PP 49 Tahun 2018, dimana bagi penerima upah yang bekerja pada penyelenggara negara, seperti ASN, PPPK dan Honorer di kelola oleh Taspen.

“PT Taspen (Persero) menjadi penyelenggara Jaminan Sosial berupa Jaminan Hari Tua, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) serta JKK dan JKM bagi pegawai non-PNS (termasuk tenaga honorer) di instansi pemerintah,” kata Harry.

Disebutkan, dengan ditekennya MoU yang berlaku bagi pegawai Non ASN di lingkungan Pemkab Samosir dan Pemkab Dairi, bukan berarti gaji pegawai non ASN di dua pemerintah kabupaten ini akan dipotong.

“Selama ini kan honorer tidak tercover, nah mulai MoU ini sudah ada jaminan. Yang bayar iuran itu pun pemda-nya, bukan pegawai non ASN-nya. Tidak ada pemotongan pada gaji pegawai yang bersangkutan. Dengan demikian, para pegawai Non ASN di lingkungan dua Pemkab ini juga akan mendapat perlakuan yang sama dengan Aparatur Sipil Negara terkait jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematiannya. Ini semata-mata untuk kesejahteraan Non ASN,” terangnya.

Harry juga berharap agar seluruh pegawai Non ASN di pemerintah kabupaten dan pemerintah kota di Sumatera Utara yang berada di wilayah kerjanya bisa tercover JKK dan JKM.

“Ya sesuai PP itu tadi, kita berharap seluruh Pemkab dan Pemko bisa masukkan JKK dan JKM untuk pegawai Non ASN. Kenapa harus Taspen? Karena Non ASN ini bekerja di lingkungan pemerintahan yang merupakan wilayah pengelolaan PT Taspen. Apalagi sumber dananya dari pemerintah, yakni APBN. Nah, saat ini PT Taspen juga sedang membahas ini dengan Pemerintah Kota Pematangsiantar. Semoga segera teken MoU, kemungkinannya di bulan Agustus mendatang,” tukasnya.

Terus Berikan Layanan Terbaik

Seperti diketahui, PT Taspen (Persero) sebagai BUMN yang mengelola program jaminan sosial bagi ASN dan pejabat negara, berkomitmen untuk terus memberikan layanan terbaiknya dengan empat program perlindungan yang terdiri dari program Tabungan Hari Tua (THT), pensiun, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Dari segi layanan, Taspen telah memeroleh sertifikasi ISO 9001:2015 untuk Layanan klaim langsung 1 jam dan Layanan klaim otomatis.

Selain itu, sesuai UU ASN No 5 Tahun 2014 dan PP No 49 Tahun 2018 Taspen juga memberikan perlindungan kepada pegawai non ASN dan PPPK yang bertugas pada Instansi pemerintah.

Nilai Manfaat yang akan diterima oleh Pegawai Non ASN dan PPPK apabila mengalami Kejadian sama dengan Nilai Manfaat yang diterima oleh ASN apabila mengalami kejadian, sangat besar.

Sehingga menurut PP No 49 Tahun 2018, secara sah telah menjadi pengelola Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian Bagi Pegawai Non ASN, PPPK, dan Honorer, bukan hanya dikarenakan nilai manfaat yang lebih baik dan menguntungkan bagi pegawai Non ASN, PPPK, dan honorer apabila mengalami kejadian, tapi memang peraturan pemerintah yang sudah menegaskan seperti itu.

Berikan Pelayanan Prima

Di tengah pandemi virus corona, PT Taspen juga memberikan pelayanan khusus, yakni program Pensiun Sehat Tanpa Corona (Pesona). Sejauh ini pelayanan pembayaran pensiun mulai April 2020 dilakukan melalui perbankan dan tidak dilakukan dengan kehadiran fisik atau secara langsung.

Uang pensiun dari bapak ibu pensiunan bisa diambil langsung melalui ATM. Menurut Harry Saputra, hingga kini ada beberapa layanan yang memang ditiadakan sampai kondisi pandemi Covid-19 dinyatakan dicabut oleh pemerintah. Salah satunya adalah enrollment yang ditiadakan untuk sementara.

Meski begitu, para penerima manfaat pensiun yang sudah melakukan enrollment, diimbau untuk melakukan otentikasi melalui aplikasi Taspen Otentikasi (Biometrik) di handphone. Sedangkan bagi penerima pensiun yang belum melakukan enrollment pada kantor bayar, maka uang pensiun terhitung April 2020 dapat diambil di ATM, setelah mendapatkan otorisasi melalui video call oleh masing-masing perbankan kantor bayar penerima pensiun.

Pelaksanaan video call ini akan diinformasikan melalui SMS dan Whatsapp sebelum tanggal pembayaran. Selanjutnya untuk pembayaran pensiun, penerima pensiun dapat mengambil uang pensiunnya melalui Automatic Teller Machine (ATM) kantor bayar masing-masing.

Harry menambahkan, menindaklanjuti arahan dari Kantor Pusat, maka pelayanan mobil layanan taspen juga untuk sementara ditiadakan sampai dengan batas waktu yang ditetapkan kemudian.

“Jadi ada beberapa layanan yang ditiadakan sementara, seperti enrollment dan mobil layanan Taspen. Sementara pengajuan dokumen fisik Surat Permohonan Pembayaran (SPP) Klim dan Surat Permohonan Non Klim dilakukan melalui media elektronik (e-Klim) atau jasa pengiriman. Media elektronik pengajuan klim dilakukan melalui aplikasi e-Klim yang dapat diakses pada www.taspen.co.id,” katanya.

Guna mencegah menyebarnya Covid-19, manajemen Taspen mengimbau para ASN dan pensiunan yang akan mengajukan permintaan pembayaran manfaat Program Taspen dan atau penyelesaian administrasi untuk sementara waktu tidak datang ke Kantor Cabang Taspen.

“Bagi para ASN dan para penerima pensiun yang akan melakukan permintaan pembayaran manfaat Program Taspen atau penyelesaian administrasi di Taspen diharapkan menggunakan aplikasi e-klim yang ada di website Taspen. Sedangkan untuk peserta yang membutuhkan informasi terkait ketaspenan bisa membuka aplikasi Taspen Mobile” tukasnya.(hez/rel/int)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button