Berita

Tapteng dan Tapsel Terima Penghargaan dari Menteri Agama

FaseBerita.ID – Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu dan Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani menerima penghargaan dari Kementerian Agama RI Fachrul Razi di Gedung Madinatul Hujjaz Asrama Haji, Jalan Jenderal Besar AH Nasution, Pangkalan Masyhur Medan, Sabtu (4/1).

Penghargaan itu diberikan atas perhatian dan kepedulian kedua pemerintah kabupaten ini terhadap kehidupan keagamaan, termasuk terjaga dan terpeliharanya kerukunan antar umat beragama.

Selain itu, Pemkab Tapsel diakui memiliki program yang nyata dalam membangun kehidupan keagamaan di tengah masyarakat. Di antaranya, memberi support terhadap MAN Insan Cendekia, menggelar Safari Hari Besar Keagamaan, serta mendorong kegiatan keagamaan dengan menyediakan bantuan untuk guru pesantren, guru mengaji dan sekolah minggu. Dan, Pemkab Tapsel juga menyediaan tanah atau pertapakan untuk Perkantoran Kemenag Tapsel, di Areal Perkantoran Pemerintah Tapanuli Selatan.

“Alhamdulillah, Pemkab Tapsel menerima penghargaan dari Kementrian Agama RI, atas kepedulian kita selama ini pada program pembangunan keagamaan di seluruh penjuru Tapsel. Apa yang kita lakukan, pada hakikatnya adalah suatu tugas dan kebutuhan untuk menuju Tapsel yang sehat, cerdas dan sejahtera. Penghargaan ini kiranya menjadi penyemangat bagi seluruh elemen yang ada di daerah,” ungkap Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu saat dihubungi awak media ini lewat pesan WA, Minggu (5/1).

Di samping itu papar Bupati, Pemkab Tapsel selama ini selalu mendukung penuh setiap kegiatan agama yang digelar dan selalu senantiasa bersinergi dengan Forum Kerukunan Umat beragama (FKUB) Kabupaten Tapsel melalui sejumlah kegiatan yang dilakukan sehingga kerukunan umat beragama yang selama ini sudah terjalin dengan baik semakin baik lagi.

“Dengan sinergitas yang kita bangun dengan FKUB dan dukungan yang dilakukan Pemkab Tapsel terhadap setiap kegiatan keagamaan yang digelar, Alhamdulillah, kehidupan beragama di Kabupaten Tapsel sangat berjalan dengan baik. Walaupun berbeda suku dan agama namun seluruh komponen masyarakat hidup berbaur menjadi satu kesatuan dengan rukun dan harmonis. Itu sebabnya Tapsel menjadi contoh kepada Kabupaten/Kota lainnya,” terangnya.

Bupati juga menyampaikan rasa syukur dan berterimakasih pada seluruh elemen masyarakat di Tapsel, atas terpelihara dan terjaganya kerukunan. Sebab, seluruh komponen masyarakat sangat menjunjung tinggi perbedaan yang ada dan selalu mengedepankan tolerasi dan saling menghormati.

“Saya ucapkan terima kasih atas kerukunan yang terjalin dengan baik selama ini. Semoga dengan penghargaan yang baru diterima ini, seluruh masyarakat semakin rukun, harmonis dan hidup damai berdampingan,” ucap Syahrul.

Sementara itu, Kabag Humas Pemkab Tapsel Isnut Siregar menyebut, penghargaan yang diterima oleh orang nomor satu di Pemkab Tapsel itu, adalah atas peran serta dan kontribusi yang nyata dalam mewujudkan kerukunan umat beragama dan pembangunan keagamaan di daerah.

Menteri Agama RI Jenderal (Purn) TNI Fachrul Razi mengatakan, memperingati Hari Amal Bakti Ke-74 tahun 2020 mengangkat tema ‘Umat Rukun Indonesia Maju’, sesuai tema ini, tentu salah satu kunci Indonesia bisa maju adalah mutlak harus didukung oleh kerukunan antar umat beragama.

Pada kesempatan itu, Fachrul juga memberikan pujian kepada Sumut, karena Sumut merupakan salah satu provinsi yang masuk 10 besar dalam indeks kerukunan umat beragama. “Artinya, kerukunan umat di Sumut ini sudah baik, dan mudah-mudahan bisa kita tingkatkan lagi terus menerus,” pesannya.

Selanjutnya Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengatakan, bahwa ada kurang lebih 45 persen anak-anak Sumut yang menempuh pendidikan di Madrasah.

“Ada dua keuntungan yang belajar di Madrasah, yang pertama pelajaran umum dapat dan yang kedua agama juga banyak dapat. Ini tentu hal yang sangat baik, tapi sayangnya masih banyak yang harus dievaluasi Pak, sekolah-sekolah madrasah kita, ruangannya hingga kesejahteraan guru-gurunya,” terang Edy memberi perhatian pada sekolah madarah di Sumut.

Usai menerima penghargaan, Bupati Tapsel menyampaikan ucapan terima kasihnya atas penghargaan yang diberikan Menteri Agama.

Dikatakannya, penghargaan ini tentunya capaian yang sangat membanggakan bagi masyarakat Tapanuli Selatan, yang selama ini hidup dengan rukun, saling menghargai dan menghormati meski dengan latar belakang suku maupun agama yang berbeda-beda.

Selain Bupati Tapsel, ada beberapa tokoh penerima penghargaan di antaranya Bupati Labura H Khairuddin Syah, Walikota Binjai Muhammad Idham, Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani, Mantan Gubernur Syamsul Arifin, Bupati Simalungun Jopinus Ramli Saragih, Ketua MUI Medan Muhammad Hatta, Tokoh Agama Buddha Bhikku Jibadhammo Mahathera, Tokoh Agama Kristen Pater Dr Chrysostomos P Manalu, Tokoh Agama Katolik Mgr Alfred Pius Datubara OFMCap, Tokoh Agama Hindu Drs IGM Pastika MHA, Tokoh Agama Konghuchu Muslim Linggouw.
Setelah itu acara dilanjutkan dengan penandatanganan dan peresmian 12 lokal gedung yang dibangung Kemenag Sumut di beberapa kabupaten/kota. Penandatanganan dilakukan oleh Menteri Agama RI Fachrul Razi didampingi Gubernur Sumut Edy Rahmayadi.

Kemudian, penyerahan sertifikat tanah kepada Menteri Agama RI secara simbolis dari Tapanuli Tengah Bakhtiar Akhmad Sibarani seluas 7.500 meter persegi untuk pembangunan asrama haji Tapteng dan Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M Pasaribu seluas 11.170 meter persegi untuk gedung perkantoran Kantor Kemenag Tapsel.

Turut hadir dalam acara tersebut mewakili unsur Forkopimda Sumut dan Medan, mewakili Bupati/Walikota se Sumut, Ketua MUI Sumut H Abdullah Syah, Rektor UIN SU Saidun Rahman, Ketua MUI Kota Medan Prof DR H Muhammad Hatta, pejabat dan keluarga besar lingkungan kanwil kemenag sumut, tokoh agama dan tokoh masyarakat. (ran)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close