Berita

Tanggul Pengairan di Tanjungpinggir Longsor: Pertanian Warga Kering

SIANTAR, FaseBerita.ID – Tanggul irigasi longsor terjadi di RT 0, Jalan Tanjungpinggir, Kelurahan Tanjungpinggir, Kecamatan Martoba. Akibatnya masyarakat resah karena pengairan terputus dan bercocok tanam terancam gagal.

Amatan media ini, Selasa, (3/12/2019) tampak tanggul yang longsor merupakan titik vital bagi warga sekitar karena tanggul tersebut dipergunakan warga sebagai tempat pembuangan limbah rumah tangga dan juga pengairan bagi para petani.

Dan tampak masyarakat sudah melakukan upaya dengan mengisi pasir di karung, akan tetapi tidak sanggup lagi menahan tanggul.

Dikin selaku kepala lingkungan mengatakan tanggul ini adalah titik vital bagi masyarakat sekitar. Masyarakat selalu menggunakan air dari tanggul tersebut untuk pengairan lahan pertanian.

“Tanggul tersebut sangat penting karena kita masyarakat sangat membutuhkannya. Dari situ jugalah pengairan untuk para petani, karena di area sekitar tanggul tersebut adalah daerah peladangan dan persawahan,” ujarnya.

Masih dengan Dikin mengatakan sebenarnya tanggul itu sudah pernah longsor tetapi masyarakat sekitar gotong royong buat memperbaikinya.

“Kalau tidak salah saya pada tahun 2015 sudah pernah longsor tetapi masih kecil dan kita masyarakat masih bisa memperbaikinya secara gotong royong. Kejadian ini sudah kita laporkan ke pemerintah setempat dan tadi pagi sudah datang dari pihak Babinsa dan PPL, namun belum dapat memastikan pengerukan dan perbaikan tanggul yang longsor,” ujarnya.

“Saya berharap kepada pemerintah terkait, tolonglah secepatnya di lakukan perbaikan karena kalau tidak ada perbaikan masyarakat tidak akan bisa bertani dan sawah akan kekeringan,” harapnya kepada pemerintah terkait.

Dikin menambahkan kalau tadi pagi pihak dari kelurahan sudah datang untuk mengecek dan mereka belum bisa mengambil keputusan saat masyarakat menanyakan kapan akan di perbaiki.

Terpisah Natiem salah seorang warga yang kebetulan daerah longsor tersebut tepat di belakang rumahnya meminta kepada pemerintah terkait agar segera melakukan perbaikan karena dia takut longsor tersebut akan membesar dan berimbas ke rumahnya.

“Saya berharap sekali kepada pemerintah setempat agar segeralah melakukan perbaikan. Karena tanggul tersebut merupakan pengairan ke ladang warga,” ujarnya.

Natiem menambahkan kalau dia takut setiap hujan turun, tanggul tersebut banjir. Dan pada Senin (2/12/2019) sekitar pukul 23.00 WIB tanggul tersebut langsung longsor total dan karung yang berisi tanah longsor semua.

“Saya sangat takut pada saat kejadian tersebut, air begitu kencang saya sangat takut kalau rumah saya juga akan terkena longsor tersebut bukan hanya rumah saya saja tetapi rumah sekitar tanggul juga akan terkena,” terangnya kepada media. (joe/Mag 04)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close