Berita

Tak Pulang Hingga Malam, Warga Humbahas Ditemukan Tewas Dekat Kubangan

Ada Luka Bekas Penganiayaan

FaseBerita.ID – Dimpu Munte, anak berusia tiga belas tahun ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di kebun Parsambilan, Desa Sirisi-risi, Kecamatan Dolok Sanggul, Humbang Hasundutan (Humbahas), Kamis (2/4).

Warga Lumban Siambaton, Desa Sirisi-risi itu ditemukan dalam keadaan tak bernyawa dekat sebuah kubangan air di areal lahan persawahan, setelah sebelumnya oleh pihak keluarga melakukan pencarian.

Belum diketahui penyebab meninggalnya anak yang masih berstatus pelajar itu. akan tetapi, pihak kepolisian menyebutkan, ditemukan tanda-tanda mengarah kepada penganiayaan pada tubuh korban.

Kapolres Humbahas Rudi Hartono melalui Paur Subbag Humas SB Lolo Bako mengatakan, kejadian tersebut diketahui saat Jakob, abang kandung Dimpu menunggu korban di rumah orangtuanya yang tidak kunjung pulang ke rumah hingga pukul 19.00 WIB.

Jakob kemudian bertanya kepada sejumlah tetangganya terkait keberadaan adiknya dan tidak seorang pun yang melihat Dimpu. Jakob bersama temannya kemudian mencari korban dan menemukannya dalam keadaan meninggal dunia di dekat sebuah kubangan.

Pelapor (Jakob, red), menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia diatas kubangan air tepatnya di areal persawahan.

Korban kemudian di bawa ke Rumah Sakit Umum Dolok Sanggul untuk  keperluan Visum et repertum Luar selanjutnya membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk diotopsi guna mengungkap penyebab meninggalnya korban.

“Kasat mata melihat ada penganaiyaan. Tapi utuk mengetahui lebih lanjut, kita menunggu hasil otopsi. Personil Reskrim berangkat membawa korban (Ke Rumah Sakit Bhayangkara, red) tadi subuh,” tulis Lolo menjawab pertanyaan wartawan melalui Whatsapnya. (sht/fi)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button