Berita

Tak Puas, Anggota DPRD Siantar Minta Sekwan Wanden Siboro Diganti

SIANTAR, FaseBerita.ID – Sejumlah anggota legislatif tampak berkumpul di ruangan Ketua DPRD Siantar. Sejumlah anggota dewan ini terlihat keluar masuk dari ruangan Timbul Lingga, Jumat (13/12).

Berdasarkan informasi yang diterima, sejumlah anggota dewan mendiskusikan untuk rekomendasi menggantikan Wanden Siboro dari jabatan sebagai Sekretaris Dewan (Sekwan). Bahkan, sejumlah anggota dewan sudah membubuhkan tanda-tangan sebagai tanda persetujuan.

Wanden Siboro: Sudah Sesuai Aturan

Terpisah, Wanden Siboro saat dihubungi melalui telepon seluler mengaku sedang berada di Jakarta untuk mengikuti pertemuan Sekwan se-Indonesia. Wanden mengungkapkan banyak hal yang diminta anggota legislatif tidak sesuai regulasi.

Wanden mengungkapkan ada sejumlah anggota dewan yang berharap untuk mencampuri urusan fasilitas dalam kinerja reses. Seperti, fasilitas teratak, nasi kotak, kursi, sound, dan lain-lain.

Kata Wanden, untuk mengambil alih fasilitas perlu memenuhi persyaratan. Ia mengatakan anggota dewan cukup memberitahu tanggal, tempat, dan jumlah warga yang hadir. Wanden memastikan seluruh pembiayaan dilakukan dengan cara non tunai.

“Kita gak tahu maksudnya kenapa begini. Kita memfasilitasi kebutuhan dewan itu sesuai dengan regulasi. Saya fasilitasi setiap dewan yang mengajukan reses. Termasuk teratak, kursi, nasi kotak, dan sound. Tinggal memberitahu ke kita tanggal, jumlah warga, dan waktu. Dengan dasar itu kami persiapkan. Itu regulasi. Kami gak mau nerima kwitansi,” ujarnya.

“Semua yang dipakai harus punya izin. karena transfer ke rekening yang bersangkutan. Saya sudah konsultasi dengan BPK. Karena sekarang pembayaran non tunai. Sesuai dengan kelengkapan berkas, izinnya, SIUP, nomor rekening, dan NPWP,” tambahnya.

Wanden juga mengatakan setiap anggota dewan akan didampingi pegawai dari Sekretariatan Dewan. Pegawai yang ditugaskan mendampingi anggota dewan reses akan melaporkan jumlah yang hadir dan menuliskan hasil pertemuan.

Saat disinggung tanggapan tentang adanya perkumpulan sejumlah anggota dewan untuk merekomendasi pergantian Sekwan, Wanden nenyerahkan hal itu kepada Walikota Siantar Hefriansyah Noor.

“Terserah pimpinan menanggapi. Tugas sudah saya laksanakan sesuai regulasi. Apa lagi saat ini kita jangan main-mainlah. Sesuai dengan regulasilah. Misalnya 150 kotak nasi, gak boleh kita buat 300 kotak,” katanya.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Siantar Ronald Tampubolon saat disinggung mengenai informasi untuk pengajuan pergantian Sekretaris Dewan. Dia mengaku sudah mendengar perbincangan itu. Tetapi, ia tidak tahu apa pokok permasalahan itu.

“Nanti kita tanya dulu. Nanti koordinasikan dengan pimpinan. Masih mulut ke mulut. Masih wacana, belum ada kelembagaan. Kita tanya pimpinan dan kita klarifikasi,” tutupnya. (mag 04/fe)

 



Unefa

Pascasarjana
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker