Berita

Tak Hanya Merampok Tiga Pria Ini juga Perkosa Istri Korban

FaseBerita.ID – Benar-benar keji. Tiga pria di Paluta nekat memperkosa istri teman setelah melakukan perampokan di rumah korban. Pencurian dengan kekerasan disertai pemerkosaan itu terjadi September lalu sekira pukul 01.30 WIB di Desa Hutaimbaru, Kecamatan Halongonan, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta).

Ketiga tersangka itu, Candra Rangkuti (18), Ramadhan Harahap (27) dan Ali Muklim Tumanggor (26). Ketiganya diringkus Personel Polsek Padang Bolak, Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) 5 Oktober 2020.

Kapolres Tapsel AKBP Roman S Elhaj dalam press releasenya mengatakan kejadian berawal saat tersangka Candra Rangkuti bersama dua temannya Ramadhan dan Ali Muklim mendatangi tempat tinggal korban.

Korban yang merupakan pasangan suami istri (pasutri) ini diketahui sudah mengenal tersangka Candra Rangkuti, yang sekitar seminggu sebelum kejadian tersangka Candra Rangkuti singgah di pondok korban saat berburu babi.

“Peristiwa tersebut terjadi hari Sabtu tanggal 19 September 2020 dini hari sekitar pukul 01.30 WIB. Lokasi kejadian di pondok kebun karet milik korban di Desa Hutaimbaru,” jelas Kapolres Tapsel AKBP Roman S Elhaj didampingi Wakapolres Kompol Hamonangan Hasibuan, Kapolsek Padang Bolak AKP Zulfikar, Kasat Reskrim AKP Paulus Robert Gorby dan Kanit Reskrim Ipda Hendra Anil Siregar saat menggelar konfrensi pers di Mapolsek Padang Bolak, Senin (12/10) sore.

Lanjutnya, pada malam kejadian, tersangka Candra Rangkuti dan kedua temannya lanjut mengobrol dengan korban di pondok tempat tinggal korban.

“Mereka mengobrol hingga lewat tengah malam atau hingga pukul 01.30 WIB dinihari, tiba-tiba tersangka Candra Rangkuti menodongkan senjata api rakitan ke arah Korban,” ungkap AKBP Roman.

Kemudian, aksi tersangka Candra Rangkuti tersebut diikuti dua temannya yakni, Ramadhan Harahap  dan tersangka Ali Mukmin Tumanggor dengan mengikat kaki dan tangan korban S sembari menodongkan sebilah pisau.

Selanjutnya, tersangka Candra Rangkuti mengikat tangan korban PS (istri korban) dan mengambil barang-barang milik korban pasutri tersebut.

“Pada saat itu juga tersangka memerkosa istri korban secara bergantian,” jelas AKBP Roman.

Puas melakukan aksinya, ketiga tersangka membawa barang-barang milik korban berupa, satu unit sepeda motor bersama STNKnya , satu buah helm, dua buah Handphone beserta chargernya, satu tas wanita dan uang sebesar Rp600 ribu.

Usai peristiwa tersebut, korban pasutri ini membuat laporan polisi ke Mapolsek Padang Bolak dengan nomor LP /205/IX/2020/TPS/BOLAK tanggal 19 September 2020.

Atas laporan korban pasutri tersebut, Kapolres Tapsel AKBP Roman S Elhaj memerintahkan Kapolsek Padang Bolak AKP Zulfikar dan Kanitreskrim Ipda Hendra Anil Siregar bersama tim Sat Reskrim Polres Tapsel melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap ketiga tersangka.

Untuk tersangka Candra Rangkuti ditangkap di Desa Pargarutan, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapsel pada tanggal 5 Oktober 2020.

Kemudian, tersangka Ramadhan Harahap diamankan tanggal 9 Oktober 2020 di Desa Sijungkang, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapsel.

Dan tersangka Ali Mukmin Tumanggor diamankan di Tapsel pada tanggal 9 Oktober 2020 di Desa Sialaman Julu,  Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka dikenakan pasal 365 ayat 2 poin (1) dan Pasal 365 ayat 2 poin (2) KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. (ais/fi)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button