Berita

Sudah Terima 77.759 Dukungan: Wagner Damanik Tatap Pilkada dan Optimis Menang

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Irjen Pol (Purn) Maruli Wagner Damanik siap mengikuti Pilkada Simalungun tahun 2020 serta optimis memenangkan hati rakyat.Terbukti, hingga 16 Oktober 2019, pengumpulan form B1.KWK sebagai persyaratan dukungan calon kepala daerah dari jalur perseorangan, telah terkumpul dan diterima sebanyak 77.759 dukungan.

Koordinator Pemenangan Janri Damanik, Senin (28/10/2019) di kantor Pemenangan Maruli Wagner Damanik di Jalan Medan, mengatakan form B1.KWK yang dikumpulkan berisi penyataan dukungan yang langsung ditandatangani yang mendukung dengan menempelkan foto kopi KTP elektronik yang masih berlaku.

Bukti dukungan diserahkan warga Simalungun melalui relawan, kordinator desa/kelurahan serta kordinator tingkat kecamatan yang tersebar di 32 kecamatan yang ada di Simalungun.

“Berkas soliditas dan kerjasama tim, dalam 30 hari kerja kita berhasil mengumpulkan 77.759 dukungan itu. Dan saat ini masih berlangsung pengumpulan. Baik yang spontan mengantarkan dukungan, maupun yang terus dikumpulkan oleh tim relawan, korcam, dan kordes,” kata Janri Damanik.

Dijelaskan Janri Damanik, KPUD Simalungun sudah menetapkan syarat dukungan untuk calon kepala daerah yang akan maju pada Pilkada serentak 2020, yakni 47.854 dukungan. Yakni 7,5 persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu Legislatif dan Pilpres tahun 2019  yakni 638.042 orang. Sementara jadwal penyerangan dukungan mulai Desember hingga Maret. Verifikasi Faktual akan dilaksanakan mulai Januari 2020, setelah berkas dukungan diserahkan.

Maruli Wagner Damanik memeriksa berkas dukungan yang sudah dikumpulkan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pendukung yang sudah memberikan dukungan, dan membuka lebar bagi seluruh masyarakat Simalungun untuk mendukung dan memenangkan Maruli Wagner Damanik pada Pilkada 23 September 2020 mendatang,” katanya.

Memilih jalur independen, lanjut Janri, merupakan keinginan MWD untuk sejak awal diusung oleh rakyat. Menjadi calon yang diutus rakyat, bertanggungjawab serta bekerja untuk kepentingan rakyat. Dengan slogan Datang Memberi Bukan Untuk Mengambil, MWD ingin berbakti serta membangun kampung halaman agar lebih baik.

“Kita ingin mengubah polarisasi kepentingan, dimana dalam pilkada sebelumnya, rakyat hanya dijadikan komoditas politik. Proses Pilkada sarat dengan istilah NPWP, nomor piro wani piro. Itu harus dilawan dengan memberikan pemahaman kepada rakyat, akan pentingnya memilh pemimpin yang berdasarkan kapasitas, kualitas dan pengalaman baik,” kata Janri Damanik.

Menurut Janri, pengalaman Wagner Damanik selama 35 tahun di Kepolisian dan pensiun dengan pangkat terakhir Bintang Dua, sebagai bukti bahwa Wagner memiliki modal kemampuan kepemimpinan yang paling mumpuni untuk memimpin Simalungun 4 tahun ke depan.

Rakyat harus paham dan menyadari, tambah Janri, bahwa kondisi akan lebih baik bagi Simalungun di tangan orang yang benar-benar ingin mengabdi, menjadikan rakyat sebagai prioritas. Rakyat harus cermat memilih dan bersama-sama melawan segala bentuk kejahatan demokrasi. Kesalahan-kesalahan yang terjadi selama ini, harus menjadi pembelajaran, agar pada Pilkada 2020 tidak terulang kembali.

“Beberapa menit di bilik TPS menentukan arah pembangunan dan nasib rakyat banyak 4 tahun ke depan. Mari kita wujudkan bersama pemerintahan yang bersih di Bumi Habonaron do Bona ini,” katanya. (rel/esa)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button