Berita

Suami Aniaya Istri: Kepala Ditonjok, Perut Ditendang

SIDIMPUAN, FaseBerita.ID – Diduga dipengaruhi minuman keras, seorang suami ASH (32) menganiaya istrinya berinisial YMN (27) warga Sihoring-koring, Kelurahan Batunadua Jae, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua. Selain kepala ditonjok, pelaku juga menunjang perut korban hingga mengalami luka-luka.

Informasi dihimpun, Senin (9/9/2019) pasca penganiayaan itu, korban sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padangsidimpuan akibat kekerasan yang dialaminya.

Bahkan, korban menjalani operasi ginjal diduga akibat kekerasan yang dialaminya. Korban sendiri saat ini sudah berada di kampung halamannya di Siborong-borong, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput). Pasca operasi, keluarga langsung memboyong korban ke Siborong-borong untuk melakukan perawatan.

Menurut YMN saat dihubungi wartawan melalui telepon selulernya mengatakan, kekerasan dalam berumahtangga memang kerap dialaminya akhir-akhir ini dari sang suami yang bekerja di salahsatu kafe di bilangan Tor Simarsayang.

“Dia sering nggak pulang. Kan dia kerja di kafe di Simarsayang, berangkat itu jam tujuh malam. Pulang sudah pagi. Memang baru kali ini dipukuli. Tapi kami sering bertengkar mulut. Kadang kalau dia marah, suka melemparkan barang apa saja. Kalau dipukul baru kali ini. Sampai luka-luka,” ungkap wanita itu dengan suara agak sedikit lemah.

Pasca penganiayaan itu, korban masih trauma. Bahkan dia tak ingin kembali lagi ke Padangsidimpuan. Kecuali tentang perkara ini. Ia bersama keluarga bahkan sudah sepakat membawa anak-anak mereka ke Siborong-borong. Namun anak mereka paling bungsu berusia lima bulan masih tinggal di rumah keluarga sang suami.

Korban diketahui mengalami luka yang cukup parah di bagian kepala, perut dan kedua tangannya. Saat pertengkaran itu terjadi, korban sempat diselamatkan dari keberingasan suami oleh tetangga yang mengetahui pertengkaran itu. Karena mengalami luka yang parah, korban langsung dilarikan ke RSUD Psp untuk mendapat perawatan intensif.

Sementara itu, seorang tetangga di Sihoring-koring yang tidak ingin namanya dituliskan, menuturkan, pelaku selama ini diketahui sering berbuat kasar kepada korba akibat pertengkaran dalam rumah.

“Kita sering dengar kalau suaminya suka memukul karena dipengaruhi minuman keras,” ungkap tetangga itu.

Bersama keluarga dari Siborong-borong, korban akhirnya memutuskan melaporkan suami yang sudah lebih dulu melarikan diri, ke Polres Kota Padangsidimpuan. Dengan Nomor STPL 389/XI/2019/SU/PSP.

Kasat Reskrim Polres Kota Psp AKP Abdi Abdillah membenarkan kejadian itu. Namun untuk detail peristiwa itu, perwira yang memimpin Reserse Kriminal itu, belum dapat mnejelaskannya secara detail.

“Benar, korban sudah membuat laporan. Tapi saya belum bisa menjelaskan secara detail kasus itu. Saya sedang di Polda sekarang,” ujarnya singkat yang dihubungi wartawan melalui telepon selulernya. (San)

iklan usi



Back to top button