Berita

Stok Barang Kosong Penyebab Harga Bahan Pangan Naik

RANTAUPRAPAT, FaseBerita.ID – Menjelang Ramadan 1440 yang tinggal hitungan hari, Plt Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunthe meninjau kenaikan sejumlah harga bahan pokok di Pasar Gelugur Rantauprapat, Jumat (3/5) siang.

Atas kenaikan sejumlah harga bahan pokok sehari-hari tersebut, Andi meminta pihak bulog harus dapat menstabilkan harga pangan yang naik menjelang bulan suci Ramadan.

“Harga-harga sudah mulai naik menjelang bulan puasa, dan kenaikan yang sangat signifikan yaitu bawang merah dan cabai merah. Tadi sudah kita cek, dan ternyata kenaikan memang berasal dari pengepul atau distributornya langsung, karena persediaan memang tidak ada,” ujar Andi Suhaimi.

Andi juga mengatakan, untuk mengantisipasi dan mensterilkan kenaikan harga pangan, Pemkab bekerjasama dengan Bulog cabang Rantauprapat akan melaksanakan pasar murah, sehingga diharapkan akan memberikan kemudahan bagi masyarakat.

“Kami dari Pemkab akan terus memantau harga-harga sembako menjelang bulan puasa. Sehingga harga-harga bisa menjadi stabil. Kami juga berharap kepada Bulog kiranya dapat berperan aktif dalam upaya menstabilkan harga sembako di Labuhanbatu,” pungkasnya.

Sementara, Pihak Bulog Rantauprapat saat dikonfirmasi kenaikan harga bahan pokok tersebut, akan segera melakukan operasi pasar murah dalam waktu dekat.

“Iya, kami akan menggelar operasi pasar murah hari Senin, 6 Mei 2019 di pasar Gelugur Rantauprapat. Yang bertujuan untuk menstabilkan sejumlah bahan pokok yang mengalami kenaikan,” kata Humas Bulog Rantauprapat Sofyan melalui selulernya.

Sofyan menambahkan, adapun sejumlah bahan pokok yang akan kami jual pada operasi pasar nantinya yakni, beras, gula pasir, minyak goreng dan tepung terigu.

“Semoga operasi pasar yang kami lakukan dapat menstabilkan sejumlah harga bahan pokok yang mengalami kenaikan,” sebutnya.

Pantauan wartawan di komplek Pasar Gelugur Rantauprapat, dari sejumlah bahan pokok yang melonjak naik di antaranya, cabai merah dari harga Rp20 ribu menjadi Rp40 ribu per kilogram.

Kemudian, bawang putih semula Rp28 ribu menjadi Rp50 ribu. Sementara ayam potong dari Rp25 ribu naik menjadi Rp30 ribu per kilogram.

“Iya, sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan. Tak hanya itu, harga bahan dasar membuat bumbu masakan juga melonjak naik. Seperti, cabai merah dan bawang putih,” ujar salah seorang pedagang J br Silitonga kepada wartawan.

Melonjaknya kenaikan harga tersebut, Boru Silitonga juga mengaku sepinya pembeli yang datang ke pasar Gelugur Rantauprapat. Meskipun hanya tinggal hitungan hari menjelang bulan puasa.

“Pengunjung sepi. Mungkin karena harga bahan pokok ini mengalami kenaikan,” tambahnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Labuhanbatu Patindoan Situmorang mengakui naiknya sejumlah bahan pokok dan rempah-rempah tersebut.

Namun pada umumnya, kata Patindoan, masih relatif normal. Untuk harga hingga 29 April 2019, beras merk kuku balam (Udang Hitam) Rp11 ribu per kilogram, gula pasir Rp10 ribu, minyak goreng bimoli Rp14 ribu per liter dan minyak goreng curah kuning Rp9 ribu per liter.

Yang paling menonjol adalah harga bawang putih. Dari Rp28 ribu naik menjadi Rp50 ribu per kilogram.

“Pada umumnya masih relatif normal, hanya bawang putih yg mengalami kenaikan,” tandasnya. (Bud)

iklan usi



Back to top button