Berita

STMIK Royal Terima Bantuan Tracer Study

KISARAN, FaseBerita.ID – STMIK Royal Kisaran saat ini tidak hanya berupaya meningkatkan kualitas sumberdaya dosennya melalui penelitian, di samping pesatnya pembangunan kampus dengan sejumlah fasilitas mumpuni.

Melalui lembaga pusat karirnya, kini kampus yang berlokasi di Jalan HM Yamin Kisaran itu juga sedang gentol memperjuangkan para lulusannya. Upaya itu terbilang sukses, berkat perjuangan keras.

Lembaga layanan pusat karir STMIK Royal berhasil dipercaya oleh Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, (Ristekdikti) pada Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan untuk menerima bantuan pengembangan layanan pusat karir lanjutan (Tracer Study) tahun 2019.

“Tentunya hal ini menjadi kebanggaan bagi kami selaku pihak Yayasan yang terus mendukung segala bentuk upaya peningkatan prestasi akademik baik dosen maupun mahasiswa. Saya sebagai ketua Yayasan sangat mengapresiasi prestasi ini,” kata Anda Putra Lubis SE MMA selaku Ketua Yayasan Pendidikan Royal Teladan Asahan saat diwawancarai, Jumat (22/3).

Ia menambahkan, selaku motor penggerak jalannya roda pendidikan di akademik STMIK Royal Kisaran dengan kemampuan yang dimiliki dua tenaga doktor, pihaknya optimis kampus yang sudah susah payah meraih akreditasi institusi B ini bisa semakin baik lagi. Tidak hanya mempertahankan prestasinya, nanum dapat meningkatkan apa yang telah di capai.

“Saya meyakini, STMIK Royal yang saat ini dipimpin oleh dua doktor yakni ketua  Dr Saleh Malawat SE MMA, serta wakil ketua Dr M Irfan Fahmi SKom MKom dapat berakselerasi lebih jauh lagi membawa kemajuan yang semakin baik,” sebutnya.

Tracer studi dapat diartikan sebagai survei alumni yang dilaksanakan perguruan tinggi untuk menggali informasi yang berkaitan dengan perjalanan lulusan. Kegiatan ini selalu difasilitasi Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi melalui Program Bantuan Pengembangan Layanan Pusat Karir Lanjutan (BPLPKL).  Ada sebanyak 200 kampus  di Indonesia yang berhasil mendapat bantuan ini yakni, STMIK Royal menjadi salah satunya dan setiap tahun mendapatkan program bantuan tersebut.

Sementara itu, Wakil Ketua I Bidang Akademik Dr M Irfan Fahmi SKom MKom menambahkan, adapun tujuan dari program Tracer Study yang didapatkan STMIK Royal ini salah satunya untuk mengetahui penyerapan, proses, dan posisi lulusan dalam dunia kerja, sehingga dapat menyiapkan lulusan sesuai dengan kompetensi yang diperlukan di dunia kerja.

“Selain itu, Tracer Study juga dapat membantu program pemerintah dalam rangka memetakan dan menyelaraskan kebutuhan dunia kerja dengan kompetensi yang diperoleh dari perguruan tinggi,” ujarnya. (per/ahu)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button