Berita

STMIK Royal Kisaran Raih Hibah PP PTS dari Kemenristek Dikti

KISARAN, FaseBerita.ID – Sekolah Tinggi Manajemen Informatikan Komputer (STMIK) Royal Kisaran berhasil lolos mendapatkan hibah Program Pembinaan Perguruan Tinggi (PP-PTS) skema A tahun 2019, sebagaimana ketetapan surat keputusan nomor 4040/C.C5/KEP/2019.

PP-PTS merupakan program bantuan pengembangan institusi yang ditujukan untuk meningkatkan mutu pembelajaran melalui perbaikan proses pembelajaran, sehingga dapat meningkatkan kinerja perguruan tinggi swasta.

“Sasaran PP-PTS 2019 adalah Perguruan Tinggi Swasta dibawah binaan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi,” kata Ketua STMIK Royal Kisaran, Dr Saleh Malawat SE MA didampingi Wakil Ketua Bidang Akademik Dr M Irfan Fahmi SKom MKom, Sabtu (19/4).

Menurut Saleh Malawat, lolosnya STMIK Royal Kisaran menerima hibah ini tidak lain karena memang layak untuk meningkatkan kualitas pendidikan disamping akreditasi insititusi tersebut semakin membaik dan kampus terus berakselerasi menuju akreditas A pada tahun 2023.

“Kami menganggap lolosnya proposal Hibah Program Pembinaan Perguruan Tinggi Swasta tahun 2019 ini adalah hadiah dari Allah SWT sekaligus wujud komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di STMIK Royal Kisaran melalui kompetisi skema Hibah yang dikeluarkan Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti),” jelasnya.

Dr Irfan Fahmi menambahkan STMIK Royal merupakan satu satunya perguruan tinggi swasta (PTS) di Asahan yang menerima hibah tersebut dari enam PTS di zona L2DIKTI Aceh – Sumut.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Royal Teladan Asahan Anda Putra Lubis, SE, M.MA mengatakan, dengan diterimanya bantuan hibah tersebut membuktikan bahwa bagaimana upaya yang dilakukan pihaknya untuk terus menerus meningkatkan kualitas dan mutu baik dari SDM, sarana dan prasarana belajar maupun kualitas lulusannya.

“Pada tahun 2021 seluruh prodi kita targetnya dapat akreditas A sementara untuk institusi di tahun 2023. Ini menjadi lompatan anak tangga bagi kami bagaimana satu persatu prestasi kita gapai. Tentusaja dengan tidak melupakan peningkatan kualitas dosen maupun sarana dan prasarana,” ucapnya.

Dukungan dari Yayasan tersebut, dikatakan Anda pula dengan diberikannya fasilitas para dosen yang rencananya pada tanggal 27 April mendatang, sebanyak 30 dosen STMIK Royal akan melakukan studi banding ke Universitas Teknologi Malaysia. (Per)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button