Berita

STMIK Royal Kisaran Jalin Kerjasama dengan Dua Universitas di Yogyakarta

KISARAN, FaseBerita.ID – STMIK Royal Kisaran sebagai satu satunya sekolah tinggi terkemuka berbasis komputer di Kabupaten Asahan yang terakreditasi B, terus menjalin kerjasama dengan berbagai pihak dalam rangka mendukung dan mengembangkan kampus menjadi lebih baik secara akademik.

Setelah pada bulan Mei lalu menjalin kerjasama dengan Universitas Kebangsaan Malaysia, kini kampus yang berlokasi di Kelurahan Kedai Ledang, Kecamatan Kota Kisaran Timur, ini bersepakat melalui nota kerjasama dengan Universitas Atmaja dan Universitas Amikom Yogyakarta.

Nota kerjasama ditandai dengan kunjungan Anda Putra Lubis SE MMA selaku Ketua Yayasan Pendidikan Royal Teladan Asahan, bersama dan pejabat STMIK Royal Kisaran yang diketuai Dr Saleh Malawat, serta wakil ketua bidang akademik M Irfan Fahmi SKom MKom, diterima langsung Andre Purwanugraha selaku kepala promosi dan kerjasama Universitas Atmajaya Yogyakarta, dan rektor Amikom Yogyakarta pada tanggal 26–27  Juni 2019.

Wakil Ketua Akademik STMIK Royal Kisaran Irfan Fahmi SKom MKom kepada wartawan menjelaskan, adapun tujuan kerjasama tersebut dilakukan untuk menerapkan beberapa inovasi yang bisa diterapkan di STMIK Royal Kisaran, dalam rangka meningkatkan kompetensi dan sumber daya. “Mengapa kita pilih dua kampus tadi, karena untuk universitas berbasis IT di Indonesia keduanya memiliki akreditasi A dan selama ini cukup baik menjadi acuan bagi sekolah tinggi lain, terutama bagi kita,” kata Irfan Fahmi, saat berbincang bersama wartawan, Kamis (18/7).

Irfan mencontohkan beberapa yang bisa diambil dari kerjasama tersebut di antaranya, pihak STMIK Royal ke depan akan membentuk ekonomi kreatif mahasiswa, yang mana penekanannya melalui mata kuliah kewirausahaan.

Semua mahasiswa harus bisa melakukan usaha di toko online. Jika penjualnya mencapai target maka akan mendapat nilai tinggi.

“Selama ini kita sadari kurang memanfaatkan hal itu. Padahal disini ada mata kuliah kewirausahaan. Bagaimana kita bisa mengkolaborasikan mata kuliah ini dengan merangsang mahasiswa untuk berwirausaha di lapak lapak digital yang mereka sendiri ciptakan,” kata Irfan.

Selanjutnya, Irfan juga mencontohkan, di Amikom Yogyakarta yang memiliki mata kuliah penciri khas dalam hal ini desain animasi dengan fasilitas labolatorium multimedia, yang punya tiga asisten lab masing-masing diambil dari mahasiswa yang senior.

“Dari kedua kampus itu kita banyak belajar juga, semoga ke depannya kampus kita ini punya unit usaha milik kampus yang digerakkan oleh mahasiswa dan dosen seperti adversiting agency, film animasi, software house, hingga IT consulting,” katanya.

Hal ini dilakukan demi rencana jangka panjang kampus dan menjadi tanggungjawab atas akreditasi yang selama ini diraih, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap STMIK Royal Kisaran tetap hadir untuk menjadikan kampus ini sebagai satu-satunya pilihan utama bagi mahasiswa yang ingin mendalami bidang teknologi dan informasi. (per/ahu)

Unefa

Pascasarjana

Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close