Berita

Status Lahan Pelabuhan Lama Sibolga Dipertanyakan

SIBOLGA, FaseBerita.ID – Disinyalir belum memiliki status hukum yang jelas terkait kepemilikan Pelabuhan Lama, Pemko Sibolga sudah mengalokasikan 5 pembangunan fisik. Padahal, lokasi tersebut masih terikat kontrak dengan Marine Poncan Resort hingga tahun 2034.

“Sesuai kekuatan hukumnya, kontrak itu baru berakhir tahun 2034,” tegas pimpinan pengelola Hotel WI Sibolga yang juga merupakan bagian dari Marine Poncan Resort, Maryadi saat dikonfirmasi New Tapanuli di kantornya.

Adapun kelima pekerjaaan fisik yang saat ini ada di Pelabuhan Lama berasal dari APBD Kota Sibolga tahun 2019 adalah, pembangunan jogging track senilai Rp315.507.000, pembangunan toko souvenir senilai Rp275.731.000 dan rehab rumah ibadah senilai Rp180 juta. Kemudian ada pembangunan restoran terbuka objek wisata Pelabuhan Lama, serta pembangunan panggung atraksi putri runduk senilai Rp431.300.000.

Terang saja, persoalan ini pun menjadi sorotan masyarakat. Menurut salah seorang warga RL Simatupang (51), ia mengaku heran dengan sikap Pemko. Sebab sepengetahuan warga, lokasi itu masih milik Marine Poncan Resort, namun kenapa sudah dibangun Pemko Sibolga?

“Coba kita pikir, dalam kontraknya pihak Poncan Marine masih mengelola Pelabuhan Lama hingga tahun 2034 yang jelas masih memiliki kewenangan di sana, dan jika pihak Poncan Marine tidak memperkenankan lokasi ini terbuka untuk umum, apa kekuatan hukum dari Pemko Sibolga untuk mengoperasikannya,” jelas pria yang kerap berkunjung ke Pelabuhan Lama ini.

Contoh yang paling dekat, kata dia, saat ini jika masuk ke Pelabuhan Lama itu, tukang parkir langsung mengutip uang parkir bagi pengendara yang dating. Jika tidak diberi, tukang parkir langsung marah dan ini tidak dapat dibereskan Pemko. Kemudian yang kedua, pihak Marine Poncan Resort tidak pernah membuka keseluruhan pintu masuk Pelabuhan Lama, yang menandakan bahwa mereka memiliki kewenangan di sana.

Dan yang terakhir, informasi yang beredar di tengah masyarakat, pembangunan pemecah ombak yang berada di ujung Sibolga, menumpuk bahan di Pelabuhan Lama. Bahkan pihak rekanan sudah menandatangani kontrak pemakaian tempat dengan pihak Poncan Marine, dalam hal ini pimpinan WI Sibolga yang nilainya hanya mereka yang tahu. “Lalu jika ada persoalan di kemudian hari, apa kekuatan hukum yang didapat Pemko Sibolga,” ungkapnya.

Sementara itu Plt kadis pariwisata Sibolga, Yahya yang dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Senin (7/10/2019) menyampaikan bahwa memang selama ini Pelabuhan Lama Sibolga itu dikontrakkan untuk Marine Poncan Resort, namun sejauh ini tidak ada digunakan alias terlantar. “Karena selama ini kita lihat memang terlantar, maka Pemerintah Kota Sibolga akan membangun lokasi untuk kepentingan masyarakat,” jelasnya. (mis)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button