Berita

Somasi David Au Abaikan Putusan Pengadilan: Pengosongan Kantor Tazkira Kota Siantar

FaseBerita.ID – Somasi yang dilayangkan Davit Au melalui kuasa hukumnya sebanyak tiga kali kepada pemilk rumah di Jalan H Adam Malik Pematangsiantar atas nama Amirudin Sutrisno Rangkuti, dinilai tidak menghormati Putusan Pengadilan Negeri Kota Siantar Nomor 53/Pdt.G/2018/PN tertanggal tertanggal 11 Desember 2018.

Amiruddin Sutrisno (AS) menjelaskan, dirinya merupakan nasabah PT Bank Mandiri bersama dua saudarinya mengajukan permohononan kredit investasi senilai Rp1.450.000.000 dengan jangka kontrak cicilan selama 10 tahun, yakni mulai 10 April 2013 hingga 10 April 2023.

Angunan merupakan sebidang tanah dan bangunan di Jalan Kapten MH Sitorus/Jalan H Adam Malik Pematangsian Siantar dengan status sertifikat hak milik Nomor 490/Timbang Galung atas nama Amirudin Sutrisno Rangkuti. Pada tahun yang sama, kakak Amirudin Sutrisno Rangkuti mengajukan pinjaman kredit investasi senilai Rp2 Miliar dengan agunan salah satu tanah dan bangunan atas nama Amirudin Sutrisno Rangkuti. Dan pada September 2013, AS Rangkuti kembali mengajukan permohonan kredit dengan agunan SHGB Nomor 130 di Kompleks Perumahan Karang Sari.

Dalam perjalanannya, usaha bangkrut dan AS Rangkuti sakit, mengakibatkan pembayaran cicilan pada periode 2015-2017 menjadi terkendala. Namun AS tetap berupaya melakuan pencicilan, yakni pada Desember 2017, Januari 2018 dan Maret 2018 dengan total cicilan Rp450.000.000. Sisa hutang pokok AS Rangkuti dan saudarinya sebesar Rp2.630.700.000.

“Kita berniat baik untuk mencicil hutang dengan datang langsung ke Bank Mandiri. Namun mereka tidak mengindahkan kami, dan melakukan lelang angunan.” Kata AS Rangkuti, yang juga menjabat Bendahara Tazkira Kota Pematangsiantar yang dipimpin H Burhan Saragih SH.

Untuk mendapatkan keadilan, saat pihak bank berencana melakukan lelang terhadap angunan, termasuk rumah toko yang ada di Jalan MH Sitorus/Jalan Adam Malik Pematangsiantar, AS Rangkuti mengajukan gugatan melalui kuasa hukumnya dari Kantor Peradi Cabang Pematangsiantar.

Dalam putusan Pengadilan Negeri Pematangsiantar Nomor 53/Pdt.G/2018/PN tertanggal tertanggal 11 Desember 2018, memerintahkan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk untuk tidak menerima pembayaran cicilan hutang dari para tergugat sampai perkara ini memiliki kekuatan hukum tetap. Dan memerintahkan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang untuk membatalkan pelaksanaan agunan kredit AS Rangkuti, tanah dan bangunan yang terletak di Jalan MH Sitorus/Jalan H Adam Malik Kelurahan Timbang Galung. Putusan itu juga meminta untuk tidak melaksanakan lelang terhadap beberapa agunan kredit milik AS Rangkuti.

Sementara Ketua Tazkira Kota Pematangsiantar H Burhan Saragih SH mengatakan, pihaknya menyayangkan tindakan pihak Bank Mandiri dan KPKNL yang melakukan lelang terhadap asset agunan milik AS Rangkuti. Pasalnya, AS Rangkuti memiliki niat baik untuk melunasi utang. Namun karena kondisi usahanya mengalami kerugian, ada kemacetan pembayaran.

“Rumah toko AS Rangkuti merupakan kantor Tazkira Kota Pematangsiantar. Ada aktifitas ibadah di dalamnya. Karena persoalan ini menjadi terganggu,” kata Burhan Saragih.

Ditambahkan Burhan, pihaknya siap mendampingi AS Rangkuti untuk memperjuangkan hak-haknya. (esa)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button