Berita

Soal Jin dan Genderuwo, Sekjen Golkar Ajak Amien Rais ke Hotel Borobudur

FaseBerita.ID – Permintaan Anggota Dewan Pembina Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Amien Rais terkait pemindahan tempat rekapitulasi suara tidak digelar di Hotel Borobudur Jakarta menuai sejumlah kritik. Terlebih karena alasannya takut mendapat gangguan jin atau genderuwo.

Menanggapi itu, Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Lodewijk F Paulus mengatakan, dirinya tak mau terlalu dalam ikut mengomentari pernyataan Amien. Ia menyerahkan itu semua kepada KPU selaku pihak yang memiliki kewenangan.

“Saya tidak bisa mengomentari pandangan orang tua itu. Biarlah itu kavlingnya KPU yang menilai dan punya wewenang,” ujar Lodewijk di DPP Partai Golkar, Kemanggisan, Jakarta Barat, Rabu (27/3).

Lebih lanjut, purnawirawan TNI itu bahkan berseloroh mengajak Amien berkunjung langsung ke Hotel Borobudur. Hal itu untuk membuktikan kebenaran atas keberadaan makhluk halus yang disebutkannya itu.

Baca: Duh… Amien Rais Takut Jin dan Genderuwo!!

“Kapan-kapan coba main ke Borobudur, bener enggak sih ada jin dan genderuwo,” kata Lodewijk sambil tersenyum.

Sebelumnya, Amien Rais meminta penyelenggara pemilu mengevaluasi ulang tempat proses rekapitulasi hasil suara pemilu 2019. Mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu tidak mau rekapitulasi suara kembali dilakukan di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat.

Amien punya alasan sendiri, tak mau Hotel Borobudur dijadikan lokasi rekapitulasi suara. Salah satu alasannya, kata Amien, banyak jin dan genderuwo di hotel yang terletak di kawasan Lapangan Banteng tersebut.

“Selain DPT harus segera dibenahi, besok perhitungan hasil pemilu jangan pernah di Hotel Borobudur. Banyak ‘jin’, banyak ‘genderuwo’ di sana,” kata Amien di kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (26/3). (jpg/fi)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button