Berita

SK Guru PTT Simalungun Dibagi Minggu Depan

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID – Dalam waktu dekat ini, SK guru Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Simalungun akan dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun dan diserahkan melalui Kepala Sekolah masing-masing.

Namun tahun  ini, akan ada pengurangan sekitar 600 guru honor dari 1.800 guru PTT yang ditampung di APBD tahun 2019 lalu. Tetapi 600 guru PTT tersebut tetap mengajar dan dibiayai dari dana BOS.

Hal tersebut diutarakan Kadis Pendidikan Simalungun, Elfiani Sitepu melalui Sekretaris Pendidikan Parsaulian Sinaga di ruang kerjanya, Kamis (6/2).

“Yang pastinya ada kurang sekitar 600 orang dari tahun lalu. SKnya masih diproses. Sesuai rapat kita di DPRD, SK-nya keluar di bulan Februari, mungkin minggu depan,” ujarnya.

Parsaulian Sinaga menerangkan, pembagian SK dilakukan melalui sekolah masing-masing. Karena menurutnya lebih efektif dan tidak mengganggu proses belajar mengajar.

“Tidak usahlah datang ke Dinas, karena kita pikir efektifnya melalui sekolah masing-masing supaya guru tidak terganggu dalam melaksanakan proses belajar-mengajar di sekolah. Nanti setelah sudah ada penugasan dari Dinas, diserahkan melalui Korwil dan kepala sekolah,” sebutnya.

Ia menjelaskan mengenai gaji guru PTT nantinya tetap dicairkan mulai Januari 2020 dan mengharapkan para guru PTT tetaplah mengajar seperti biasa.

“Bagi yang 600 guru PTT, gajinya yang tidak dari APBD, tetaplah mengajar seperti biasa. Untuk sementara dari dana BOS dulu. Sudah disurati oleh Kadis kepada Kepala Sekolah supaya tetap menugaskan mereka di sekolah karena mengantisipasi kekurangan guru di Simalungun,” jelasnya.

Saat ditanyai, apakah Guru Honorer bisa bertambah di sekolah yang kekurangan guru, Parsaulian Sinaga mengatakan ada syaratnya mengangkat guru. Yaitu harus sesuai dengan Standar Pelayanan Minimum (SPM).

“Sepanjang Standar Pelayanan minimum belum terpenuhi, guru honorer itu bisa ditambah. Tapi kalau sudah terpenuhi SPM, tak boleh lagi,” pungkasnya.

Ketua DPRD Simalungun Timbul Jaya Sibarani saat dikonfirmasi via selulernya, mengatakan berkurangnya guru PTT ditampung di APBD, disebabkan anggaran APBD Simalungun minim.

“Ada berkurang dari tahun 2019 lalu, karena memang anggaran Pemkab Simalungun tahun ini berkurang. Kita harapkan Dinas Pendidikan dapat melaksanakan hasil keputusan rapat dengan Komisi IV, kemarin itu,” ujarnya. (Mag-05)

Tags

Berita lainnya

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close