Berita

Siswa Belajar di Rumah dengan Pengawasan Ortu Sejak 18 Maret Hingga 3 April

FaseBerita.ID – Jajaran Kementerian Agama menginstruksikan kepada Kepala RA/Madrasah/Pondok Pesantren meliburkan aktivitas proses belajar/mengajar di Satuan Pendidikan. Dengan mengganti belajar mandiri di rumah masing-masing melalui metode belajar jarak jauh.

Belajar mandiri ini mulai berlangsung sejak tanggal 18 Maret hingga 3 April mendatang. Hal itu untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 di RA/Madrasah/Pondok Pesantren.

“Iya. Kita sudah menindaklanjuti Surat Kementerian Agama Wilayah Sumatera Utara nomor : P.180/Kw.02/1-e/HK.00/03/2020 tentang Tindaklanjut Surat Ederan Menteri Agama dan Surat Edaran Gubernur Sumatera Utara,” kata Kakan Kemenag Saripuddin Siregar melalui Kasi Penmad Kasman yang disampaikan Staf Penmad Abdur Rahman, kepada Harian Metro Tabagsel, Kamis (18/3).

Abdur Rahman mengatakan, Dalam Surat Kemenag Kota Padangsidimpuan nomor 8.852/Kk.02.20/HK.00/03/2020 meminta kepada Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Kepala Seksi/Penyelenggara, Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan, Kepala Madrasah, dan Pimpinan Pondok Pesantren, Kepala RA, dan Kepala MDTA se Kota Padangsidimpuan untuk menindaklanjuti surat edaran Kementerian Agama Wilayah Sumatera Utara nomor : P.180/Kw.02/1-e/HK.00/03/2020.

“Ada 3 Poin yang disampaikan dalam edaran tersebut untuk ASN yang bertugas di Lingkungan Kementerian Agama. Pertama, pengaturan kehadiran di Kantor. Kedua, pengaturan bekerja di rumah/tempat tinggal dan ketiga penyelenggaraan kegiatan dan perjalanan dinas,” tuturnya.

Atas dasar surat edaran ini, seluruh aktivitas proses belajar/mengajar di RA/Madrasah/Pondok Pesantren sementara diliburkan dan dilanjutkan dengan belajar mandiri.

“Untuk siswa yang mengikuti UN Madrasah, masih tetap diselenggarakan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan sampai menunggu situasi dan perkembangan status kedaruratan yang diakibatkan oleh penyebaran Covid-19 dan selanjutnya akan diberitahukan,” tuturnya.

Kemenag juga mengimbau kepada seluruh orangtua/wali siswa dan tenaga pendidik serta tenaga kependidikan agar mengawasi siswa/i untuk mengurangi aktivitas di luar rumah dan tidak bepergian jauh/ke luar kota dan/menghindari kontak fisik dengan orang lain. (bsl)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button