Berita

Sistem Pengelolaan Limbah Cair PKS Bah Jambi Dipertanyakan

FaseBerita.ID – Pengelolaan limbah cair milik PT Perkebunan Nusantara IV Unit Kebun Bah Jambi yang terletak di Nagori Bah Jambi, Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, sudah patut di pertanyakan.

Pasalnya, sistem land aplikasi limbah cair pabrik kelapa sawit yang sudah dibuat sebelumnya sudah dipergunakan lagi, hingga menimbulkan pertanyaan kemana limbah cairnya dibuang oleh pihak salah satu perusahaan milik Badan Usaha Milik Nagara (BUMN) itu.

Amatan kru koran ini saat menghimpun informasi di lapangan, Selasa (7/7) sekira pukul 14.00 WIB, di Blok 39 Afdeling I Kebun Bah Jambi PT Perkebunan Nusantara IV mendapatkan adanya parit-parit kecil di lahan tersebut dan beberapa diantara parit-parit itu pipa-pipa pendek dan sudah rusak diatas permukaan tanah, yang diduga merupakan bagian instalasi pipa dan sistem pengairan limbah cair PKS ke lahan yang sudah ditumbuhi tanaman sawit menghasilkan.

“Kalau dilihat memang ini merupakan pipa air yang dialirkan kemari Pak. Mungkin saja air limbah yang dialiri kesini pak. Tapi sudah lama nampaknya sudah dipakai lagi ini,” kata salah seorang warga DS kepada kru koran ini, saat kami temui di lokasi sekitar Nagori Bah Joga, Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi.

Lebih lanjut, kru koran ini mendatangi lokasi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang terletak di sekitar Nagori Bah Jambi I Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi dekat dengan Daerah Aliran Sungai (DAS) Bah Bolon dan menemui Siswanto seorang petugas IPAL.

Dalam keterangannya menjelaskan bahwa pengaliran limbah cair tidak lagi ke Blok 39 melainkan di Blok 41 Afdeling I Kebun Bah Jambi.

“Aku kurang tahu kenapa nggak dialiri kesana lagi, karena aku pun baru 7-8 bulan disini,” katanya saat ditanyai mengapa tidak dialiri lagi Blok 39 kepada kru koran ini.

Saat dikonfirmasi Manager PKS Bah Jambi Rudi Simatupang dan Manager Unit Kebun Bah Jambi melalui seluler via aplikasi WhatsApp (WA) hingga berita ini dikirim ke redaksi tidak kunjung dibalas.

Namun saat di konfirmasi Maskep PKS Bah Jambi bernama Dezy terkait hal tersebut mengatakan, Blok 39 tidak dipakai lagi.

“Blok 39 tidak dipakai lagi. Yang kita gunakan blok 41. Demikian bang,” jawabnya via pesan WA miliknya.

Ketika dipertanyakan terkait mengapa tidak dipakai lagi, Dezy mengatakan, karena di blok 41 masih cukup untuk menampung LA-nya.

Dia juga mengatakan luasan pengaliran limbah cair PKS seluas 53 hektare.

“Kalau Land Aplikasi di Blok 39 memang sudah lama sekali tidak dipergunakan,” pungkasnya. (Adi)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button