Berita

Sisa Galian Proyek Pemko Siantar Ganggu Pengguna Jalan

SIANTAR, FaseBerita.ID – Pengerjaan proyek akhir tahun berupa perbaikan drainase di sejumlah titik di Kota Pematangsiantar belum juga rampung. Akibatnya sangat mengganggu hingga membahayakan warga dan pengguna jalan belum lagi sisa-sisa material belum juga diangkut.

Amatan dilapangan, Minggu (5/1) di Jalan Maluku, Jalan wahidin dan Jalan Sangnaualuh masih banyak material galian tanah proyek tampak menggunung dibiarkan di sepanjang bahu jalan. Selain jalanan berdebu, gundukan tanah itu sangat membahayakan pengendara roda dua dan roda empat apa lagi batu-batu kerikil yang banyak berserakan di jalan.

Sejumlah warga mengaku kesulitan melintasi dua ruas jalan tersebut, karena perbaikan parit yang hampir memasuki satu bulan lamanya belum juga selesai, meski masa pengerjaannya sudah melampaui tahun anggaran.

Pembangunan drainase oleh Pemko Pematangsiantar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang di Jalan Maluku Kecamatan Siantar Barat, dengan biaya Rp1,4 miliar bersumber dari APBD 2019 dilaksanakan sejak 22 November 2019 lalu. Namun memasuki Januari 2020 pengerjan belum usai.

Salah seorang warga Jalan Sangnaualuh yang mengaku bernama Tina yang kebetulan berada di lokasi sangat menyayangkan pihak pemerintah kota Pematangsiantar yang terkesan tidak peduli dengan keselamatan pengguna jalan.

“Saya pribadi sangat menyayangkan sikap pemerintah yang tidak peduli karena sisa-sisa material proyek berserakan baik gundukan tanah maupun kerikil-kerikil berserak di mana-mana dan tidak juga di angkut. Padahal kami sudah pernah mengatakan kepada para pekerjanya agar diangkutlah sisa-sisa materialnya,” ujarnya.

Tina mengaku akibat kerikil-kerikil yang berserakan di jalan sampai pernah pengendara sepedamotor yang jatuh.

“Karena kerikil itukan jalan jadi licin. Padahal pengendara sepedamotor itu tidaknya kencang karena tepat persimpangan pas mau belok karena jalan licin di uat kerikil tersebut pengendara sepedamotor itu sampai jatuh,” ujarnya sembari mengatakan agar pemerintah segera membersihkan sisa-sisa material proyek tersebut. (mag-04/fi)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker