Berita

Sidang Sukran Ditunda Bakhtiar dan Jamil Kecewa

TAPTENG, FaseBerita.ID – Sidang terdakwa Sukran Jamilan Tanjung terkait dugaan penghinaan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ditunda Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Sibolga, Rabu (21/8/2019), karena terdakwa mengaku tidak sehat. Atas penundaan itu, Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani dan Jamil Zeb Tumori serta saksi lain merasa kecewa.

Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani yang datang ke PN Sibolga sebagai saksi korban yang merasa difitnah memiliki utang miliaran terhadap terdakwa Sukran, mengaku dirugikan dengan ditundanya sidang yang telah dihadirinya itu. Pasalnya, saat sidang lanjutan yang dijadwalkan Ketua Majelis Hakim Martua Sagala pada tanggal 28 Agustus nanti, dirinya tidak dapat hadir dikarenakan ada agenda penting yang tak dapat ditinggalkannya di Jakarta.

“Dirugikan, karena pada tanggal 28, saya ada jadwal di Jakarta, jangan nanti alasan Bakhtiar tidak datang, padahal hari ini saya sudah datang. Karena saya tanggal 28 ini tidak dapat hadir karena ada rapat di Jakarta yang tidak bisa saya tinggalkan. Makanya hari ini saya datang, saksi-saksi banyak datang, Pak Jamil datang, seyogianya dia mau ke Jakarta dia mengurus rakyat, jadi ya inilah hasilnya,” ujar Bakhtiar kepada awak media usai keluar ruangan persidangan karena sidang ditunda.

Kendati merasa kecewa, Bakhtiar mengaku tetap menghormati Ketua Majelis Hakim yang telah menunda sidang karena terdakwa Sukran mengaku tidak sehat saat itu.

“Pandangan saya itu hak Hakim dan harus kita hormati, dan hak terdakwa memang mengatakan dia sakit atau tidak, kalau bohong Tuhan yang tau,” katanya.

“Kalau memang sakit beliau ya kita doakan sembuh, katanya dia sakit, tapi saya lihat tadi sehat-sehat saja tadi, ya cuma menurut beliau dia sakit, kita doakan biar cepat sembuh. Tadi saya dengar, ada dokter memeriksa Pak Sukran ke LP (Lapas,red) dari Dinas Tapteng, ternyata sehat,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Jamil Zeb Tumori yang merupakan Anggota DPRD Kota Sibolga yang hadir sebagai saksi mengaku terpaksa menunda keberangkatannya ke Jakarta untuk menghadiri persidangan itu, namun sidang ditunda. “Hari ini kita mau berangkat ke Jakarta terpaksa kita tunda,” ucap Jamil yang juga merasa kecewa sidang ditunda.

Sementara, Humas PN Sibolga Obaja Sitorus saat dikonfirmasi membenarkan bahwa ditundanya sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi terhadap kasus terdakwa Sukran itu karena terdakwa mengaku sakit. “Penundaan itu karena terdakwa Sukran menyatakan dia sakit dan tidak bisa mengikuti persidangan,” katanya. (dh)

Unefa

Pascasarjana

Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close