Berita

Sidang Kedua Bonaran: PH Bacakan Eksepsi Minta Hakim Tolak Dakwaan JPU

FaseBerita.ID – Sidang kedua terdakwa Raja Bonaran Situmeang yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Sibolga, Senin (4/3) beragendakan pembacaan eksepsi oleh Penasehat Hukum (PH) terdakwa yang meminta agar majelis hakim menolak dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap.

Permohonan tim penasehat hukum terdakwa Bonaran yang dipimpin oleh Mahmudin Harahap agar majelis hakim membatalkan dakwaan JPU itu disampaikan karena beberapa hal. Dan, itu disampaikan di ruang persidangan yang dipimpim Ketua Majelis Hakim Martua Sagala, Hakim Anggota Obaja Sitorus dan Marolop WP Bakkara serta JPU Syahrul Efendi Harahap dan timnya.

“Raja bonaran Situmeang yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum, yang nyata-nyata telah memaksakan suatu keadaan dan rangkaian peristiwa, sehingga terlihat benar suatu tindak pidana yang telah dilakukan oleh terdakwa, meskipun hal itu masih jauh panggang dari api,” ucap Tim PH Bonaran saat membacakan eksepsi.

“Atas uraian eksepsi yang telah kami sampaikan, maka dengan ini kami selaku penasehat hukum terdakwa Raja Bonaran Situmeang, memohon kepada yang Mulia Hakim yang memeriksa perkara ini agar berkenan mengungkapkan dan memutuskan, satu menerima keberatan atau eksepsi dari Penasehat Hukum Raja Bonaram Situmeang,” tambah PH Bonaran.

Selain itu, Tim PH Bonaran juga meminta kiranya agar dakwaan yang didakwakan kepada terdakwa Bonaran agar dibatalkan demi hukum. “Dua, menyatakan surat dakwaan penuntut umum, dinyatakan batal demi hukum atau harus dibatalkan atau setidak-tidaknya, tidak dapat ditrima. Ketiga, menyatakan perkara A Quo tidak dapat dilakulan pemeriksaan lebih lanjut. Empat, memerintahkan membebaskan terdakwa Raja Bonaran Situmeang dari Rumah Tahanan Negara, lima, memulihkan harkat dan martabat dan nama baik Raja Bonaram Situmeang. Enam, membebankan biaya yang timbul atas perkara ini kepada negara,” pinta PH terdakwa Bonaran.

Usai pembacaan eksepsi itu, majelis hakim meminta tanggapan kepada JPU, kendati JPU meminta waktu sepekan untuk memberikan tanggapannya.
Atas permintaan JPU, maka Ketua Majelis Hakim menutup sidang dan akan dilanjutkan pada Senin (11/3) mendatang dengan agenda pembacaan tanggapan atas eksepsi PH terdakwa Bonaran.

“Untuk tanggapan, Senin (11/3), sidang selesai dan ditutup,” ucap Martua sembari mengetok palu. (dh)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button