Berita

Siap Wakafkan Diri untuk Kota Siantar: Ojak-Efendi (OKE) Serahkan Berkas Dukungan ke KPU

FaseBerita.ID – Pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Siantar, Ojak Naibaho-M Efendi Siregar (OKE) menyerahkan berkas dukungan untuk maju pada Pilkada Siantar 2020 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Siantar, Minggu (23/2/2020).

Didampingi sejumlah kader senior PDIP, Ojak yang mantan Wakil Ketua DPRD Simalungun dua periode (2004-2009 dan 2009-2014) menyerahkan berkas dukungan sebanyak 19.254 lembar yang tersebar di delapan kecamatan dan 53 kelurahan.

Ojak mengatakan maju pada Pilkada Kota Pematangsiantar dari jalur perseorangan bersama M Efendi Siregar, mantan anggota DPRD Pematangsiantar, karena ingin mewakafkan diri untuk masyarakat dan Kota Siantar.

“Saya Ojak Naibaho dan M Efendi Siregar ingin mewakafkan diri bagi rakyat dan kota Pematangsiantar, karena saya tinggal dan besar di kota ini,” ujar Ojak.

Tujuan utama menjadi pemimpin di Kota Pematangsiantar, kata Ojak, ingin membersihkan pungli dan KKN di pemerintahan dan memajukan pembangunan daerah sehingga motto Siantar Sejahtera bisa diwujudkan.

Slogan Siantar Sejahtera, diusung pasangan Ojak Naibaho-Efendi.

Dimulai dari pemerintah yang bersih baik bersih dari korupsi, kolusi dan harus bersih juga dari nepotisme.

Lebih dari itu secara internal harus membersihkan yang namanya pungli. Oleh karena itu semua urusan dengan rakyat berjalan dengan baik. Jika terpilih nantinya akan melayani masyarakat dengan sungguh-sungguh.

“Kita maju dari independen karena kita berharap pemimpin itu lahir dari rakyat. Kalau lahir dari rakyat maka tanggung jawabnya adalah kepada rakyat. Maka harapan kita ke depan biarlah pemimpin ini lahir dari rakyat dan melayani untuk rakyat kota Pematangsiantar,” ujarnya.

Ojak menambahkan, kalau dirinya sampai hari ini juga masih menjadi kader partai PDIP. Dan mendaftar juga ke partai PDIP Siantar. Namun melihat kondisi Pematangsiantar, Ojak menegaskan agar lebih leluasa membangun kota Siantar dan tanpa skat-skat, maka mau didukung kota Pematangsiantar dari independen.

“Saya sudah mendaftar ke partai PDIP. Kalaupun nantinya saya dipanggil partai, kami tetap berada di jalur independen. Ini sudah menjadi keputusan final kami bahwa kami lahir dari rakyat dan akan didukung oleh rakyat,” terangnya.

Ojak Naibaho berharap kepada masyarakat supaya lebih cerdas melihat dan memilih calon pemimpin yang nantinya akan memimpin kota Pematangsiantar.

“Kalau memang ada pemimpin yang lebih baik dari saya nanti, saya akan berjiwa besar. Tetapi saya yakin saya lahir di kota Pematangsiantar, saya besar di sini, saya hidup di Siantar ini, saya yakin dan Efendi tanggung jawab penuh mewakafkan di kota Pematangsiantar ini,” tutupnya sembari diteriaki massa pendukung ‘hidup pak Ojak’.

Sebelumnya, Ketua KPU Kota Pematangsiantar Daniel MD Sibarani mengatakan sesuai keputusan KPU nomor 56 tahun 2019 bakal calon perseorangan walikota dan wakil walikota yang akan ditetapkan sebagai  pasangan calon walikota dan wakil walikota di Pilkada 2020, harus menyerahkan berkas dukungan minimal sebanyak 17.910 yang tersebar di 5 kecamatan.

“Setelah berkas dukungan diterima KPU Pematangsiantar akan dilakukan verifikasi jumlah dukungan dan tanggal 19-26 Februari  dan 27 Februari hingga 25 Maret  dilakukan verifikasi faktual serta tanggal 26 Maret sampai 15 April oleh PPS untuk keaslian berkas dukungan,” ujar Daniel.

Kemudian tahapan selanjutnya, kata Daniel, rekap di tingkat kecamatan mulai 16-22 April, rekap di KPU Pematangsiantar tanggal  23-24 April dan pemberitahuan ke bakal calon tanggal 27- 28 April apakah memenuhi syarat atau tidak.

Jika masih belum lengkap, berkas dukungan bakal calon, kata Daniel, masih diminta melengkapi syarat perbaikan dukungan tanggal 29 April-1 Mei, dan tanggal 27 Mei sudah diketahui kelengkapan berkas untuk calon independen, dan pendaftaran calon tanggal  16-18 Juni bersamaan dengan calon partai politik.

Daniel menambahkan, hingga batas akhir penyerahan berkas balon independen tanggal 23 Februari, baru pasangan Ojak Naibaho dan M Efendi Siregar yang mendaftar ke KPU Siantar.

“Kami (KPU), Bawaslu dan dari tim bakal calon untuk bersama-sama ikut dalam memeriksa dokumen-dokumen persyaratan. Apapun keputusannya sesudah dokumen ini diperiksa, tim bakal calon menerima karena kita sudah sama-sama memeriksa,” ujarnya. (Mag 04)

Tags

Berita lainnya

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close