Berita

‘Si Nenek’ Penjual Sabu Ditangkap di Tanjungbalai

FaseBerita.ID – Sat Res Narkoba Polres Tanjungbalai mengamankan 2 orang tersangka kasus narkotika jenis sabu dari Jalan SMA 3, Kelurahan Gading, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai, Jumat (17/7).

Tersangka, Hengki Syahputra Als Hengki (35), warga  Jalan SMA 3, Kelurahan Bunga Tanjung, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Kota Tanjungbalai.

Dari tersangka polisi menyita  barang bukti berupa 2 bungkus plastik klip transparan diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat kotor 0,24  gram dan satu buah HP merk Nokia.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH dalam keterangannya mengatakan, penangkapan terhadap tersangka berdasarkan informasi dari masyarakat yang resah dengan peredaran narkoba di  Jalan SMA 3. Kedua tersangka ditangkap saat sedang menjual narkotika jenis sabu.

Setelah dilakukan penyelidikan dan hasil lidik A1 maka personel polisi langsung mendatangi TKP dan melakukan penangkapan terhadap tersangka Hengki Syahputra Als Hengki.

Pada saat diamankan, tersangka sedang berdiri di pinggir jalan tepatnya di jalan SMA 3 Kelurahan Gading, Kecamatan Datuk Bandar dan setelah diperiksa petugas ternyata menemukan satu buah kotak kecil warna merah berisi 2  bungkus plastik klip transparan diduga berisi narkotika jenis sabu terletak di Bok Jembatan dekat tersangka berdiri.

Kemudian petugas menginterogasi, tersangka menerangkan dan membenarkan bahwa narkotika jenis shabu tersebut adalah benar miliknya yang diperoleh dari Yusnani Als Nenek.

Selanjutnya team opsnal  berhasil melakukan penangkapan terhadap Yusnani Alias nenek( 44), Ibu Rumah Tangga warga Simpang Arkat Jalan Bedukang, Kelurahan Sei Merbau, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjung Balai.
Pada saat tersangka Yusnani alias nenek diamankan, ditemukan didekatnya sedang duduk satu bungkus rokok  XMILD di dalamnya berisi satu bungkus klip transfaran berisi narkotika jenis sabu dengan berat kotor 0,41  gram dan  sebuah HP Merk Mito.

Kemudian petugas menginterogasi, tersangka Nenek mengakui bahwa narkotika jenis shabu tersebut benar miliknya yang diperoleh dari seseorang laki-laki dengan sebutan si Kancil.

“Selanjutnya barang bukti dan kedua tersangka dibawa ke kantor guna pemeriksaan lebih lanjut. Keduanya dikenakan  Pasal 114 Ayat (1) Subs Pasal 112 Ayat (1) Uu No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika  dengan Ancaman Hukuman Paling Singkat 5 Tahun Paling Lama 12 Tahun,,” tandas AKBP Putu Yudha Prawira. (ck04/rah)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button