Berita

Setahun Masuk DPO, Ditangkap saat Sarapan

Perkara Illegal Logging Madina

SIBOLGA, FaseBerita.ID – Tim Kejaksaan Negeri Sibolga menangkap Jusman Nainggolan, DPO kasus illegal logging di Kabupaten Madina tahun 2015 lalu.

Jusman yang juga dikenal sebagai seorang pemborong tersebut, ditangkap dari Kedai Kopi Bali di Jalan S Parman Kota Sibolga, Selasa (23/4) sekira pukul 08.00 WIB.

Penangkapan berlangsung cepat. Beberapa petugas turun dari sebuah mobil dan langsung bergerak mengamankan Jusman dari tempat duduknya. Tidak ada perlawanan saat itu dari Jusman.

Pria yang juga dikenal sebagai pengusaha tambak udang tersebut kemudian digiring menuju sebuah mobil yang membawanya dari lokasi. Namun sebelum menaiki mobil tim jaksa, Jusman terlihat menitipkan kunci mobilnya kepada seorang temannya.

Kepala Kejaksaan Negeri Sibolga Timbul Pasaribu SH membenarkan penangkapan tersebut. Katanya, usai menjalani pemeriksaan di Kantor Kejari Sibolga, Jusman langsung diboyong ke Lapas Tukka. “Tim Kejari Sibolga yang langsung menangkap. Sekira pukul 10.00WIB, langsung kita antar ke lapas,” kata Timbul.

Menurutnya, Jusman telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) tim Kejari Sibolga sejak setahun yang lalu. “Sejak setahun yang lalu. Syukurlah bisa kita tangkap,” pungkasnya.

Diketahui, perkara illegal logging telah berproses panjang. Awalnya Jusman Nainggolan ditangkap petugas Polda Sumatera Utara di Madina, kemudian perkaranya dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Sibolga. Jusman sempat divonis bebas oleh Pengadilan Negeri Sibolga melalui putusan Nomor 259/Pidsus/2015/PN Sibolga, tanggal 24 November 2015.

Namun jaksa mengajukan kasasi, hingga akhirnya Mahkamah Agung memutuskan vonis 2,3 tahun terhadap Jusman Nainggolan dalam putusan Nomor 424 K/PID.SUS-LH/2016 pada tanggal 13 September 2016. Dengan denda Rp1 miliar subsider 3 bulan tahanan. Barang buktinya 1 unit alat berat dan 57 batang kayu gelondongan. (ts)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button