Berita

Sering Dicabuli Ompung, Anak Curhat ke Orangtua

FaseBerita.ID – Seorang kakek berusia 60 tahun berinisial MH alias Pelor warga Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, tega menggauli cucunya sendiri sebut saja namanya Bunga (12), nama samaran.

Informasi dihimpun, perbuatan itu dilakukan pelaku di warung tuak miliknya atau berkisar 300 meter dari rumahnya.

TM (30) ibu korban kepada wartawan mengatakan, kejadian memalukan itu terungkap Januari lalu, setelah korban minta ikut pulang ke perantauan bersama mereka.

Kebetulan, Januari 2020, orangtua Bunga pulang merantau ke rumah orangtuanya (pelaku, red) di Pematangsiantar.

Saat itu korban merengek minta ikut bersama orangtuanya.

“Pak, aku ikutlah pulang. Jangan di tempat oppung Pelor lagi,” kata Bunga saat itu.

Bapak korban kemudian menanyakan Bunga kenapa dia tak mau lagi tinggal bersama pelaku.

“Saat itu Bapaknya nanya, kenapa nak? Terus dijawab anakku ‘Kalau di sini, di t****i ompung aku terus-terusan,” terang ibu korban.

Awalnya, sambung wanita berkulit sawo matang itu, pihak keluarga sempat melakukan mediasi internal keluarga saat berkumpul di acara Tahun Baru-an apakah pelaku benar-benar melakukan itu atau tidak. Namun, pelaku tidak mengakuinya.

Oleh keluarga kemudian membawa korban ke puskesmas untuk pemeriksaan atau visum. Ternyata benar. Hasil visum menyatakan kalau korban positif digauli pelaku.

Tidak terima anaknya diperlakukan seperti itu, keluarga kemudian sepakat melaporkan pelaku ke Polres Pematang Siantar, dengan nomor laporan: STTPL/60/II/2020 ditanda tangani oleh Aiptu Darwin Siregar.

Menurutnya, kejadian itu diduga dilakukan pelaku sudah berulangkali. Apalagi selama ini korban tinggal dengan pelaku.

“Sejak usia 4 tahun, anakku sudah ikut oppungnya (pelaku, red). Sudah puluhan tahun mereka tinggal bersama. Kebetulan kami merantau. Jadi, dia (korban, red) kami tinggalkan bersama oppungnya,” bebernya.

Korban sendiri anak pertama dari tiga bersaudara. “Anakku itu (korban) memiliki keterbelakangan mental. Makanya dia tidak sekolah,” ujarnya.

Hal itu juga dibenarkan beberapa warga sekitar. Salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, pelaku saat ini sedang dicari-cari polisi.

“Semalam sore ada sekitar puluhan anggota kepolisian datang kemari. Katanya mau menangkap pelaku. Tapi pelaku berhasil melarikan diri,” kata mereka.

Warga sempat melakukan pencarian terhadap pelaku. Namun tidak berhasil. Sementara korban saat ini masih dalam perlindungan keluarga.

Kabag Humas Polres Pematangsiantar Iptu Rusdi Ahya membenarkan adanya laporan itu.

“Benar. Bahkan personel kita sudah turun ke lapangan untuk menangkap pelaku. Tapi pelaku sudah melarikan diri,” kata Iptu Rusdi Ahya, Jumat (21/2). (Mag-03/des)

Unefa

Pascasarjana

Tags

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close