Berita

Sempat Melarikan Diri ke Malaysia, Pemilik 64 Kg Sabu Dijemput BNN

MEDAN, FaseBerita.ID – Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia berhasil membawa pulang dua orang warga negara Indonesia (WNI)tersangka penyeludup sabu 64 Kg dari Malaysia.

Keduanya adalah Samsul Bahri dan Maman Nurmansyah yang sebelumnya sempat meloloskan diri saat speed boat mereka dicegat oleh pihak TNI AL di Pantau Sruway, Aceh Tamiang pada 13 September 2018 lalu.

Deputi Pemberantasan BNN RI, Irjen Pol Arman Depari dalam keterangan tertulisnya, kemarin menjelaskan, penjemputan kedua tersangka dari negeri jiran berkat kerjasama antara pihak Malaysia dengan BNN RI dan beberapa instansi lain seperti pihak Imigrasi dan juga pihak maskapai penerbangan.

“Saat melarikan diri itu, keduanya terdeteksi berada di Malaysia. Kemudian atas permintaan BNN RI dan koordinasi dengan Polisi Di Raja Malaysia, imigrasi kedua negara untuk menangkap dan menyerahkan keduanya,” jelas Arman.

Dia menambahkan kedua tersangka kemudian diserahkan kepada tim BNN lalu dibawa dari Bandara Penang ke Bandara Kualanamu, Deliserdang, Sumatera Utara.

“Saat ini, masih menjalani pemeriksaan. Kita tahan dulu mereka di kantor BNNP Sumut,” ungkapnya.

Sementara itu, Arman juga mengungkapkan pihaknya juag berhasil mengungkap peredaran gelap narkotika jaringan Malaysia-Indonesia (Aceh-Dumai-medan) lainnya.

Narkotika tersebut masuk ke Indonesia melalui jalur laut di Dumai untuk dibawa ke Aceh dan Sumut. Kasus ini terungkap saat Kamis (11/4/2019) tept di Jalan Lintas Sumatera, Kisaran, Tim BNN telah menangkap tiga orang yaitu Usman, Riant dan Devi Yanni.

Ketiganya kedapatan membawa 10 bungkus kotak berlapis lakban hitam berisi narkotika jenis sabu dengan total berat sekitar 10 Kg Selanjutnya dalam proses pengembangan, BNN berhasil menangkap Yun pemilik sabu tersebut di daerah Jambu Aye, Aceh Utara.

Rencananya besok, Jumat (12/4/2019) akan diadakan paparan di kantor BNNP Sumut terkait kasus ini. (int/fid)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button