Berita

Semangat Salumpat Saindege di Usia 19 Tahun Padangsidimpuan

FaseBerita.ID – Dengan tajuk Semangat Baru dan Terus Berkarya Lawan Covid-19, DPRD Kota Padangsidimpuan melaksanakan rapat paripurna dalam rangka HUT ke-19 Pemerintah Kota Padangsidimpuan, Jumat (16/10).

Dengan protokol kesehatan, dan pemeriksaan suhu tubuh. Paripurna peringatan HUT Pemko Padangsidimpuan ini juga dihadiri Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Dandim 0212/TS, Danyonif 123/RW, Danyon C Brimob Poldasu, Kapolres dan Kajari serta Pengadilan Negeri Padangsidimpuan serta perwakilan dari pemerintah daerah di Tapanuli Bagian Selatan dan Tengah.

Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan Siwan Siswanto dalam membuka paripurna membacakan pidato, bahwa setiap tahun seperti biasanya memperingati HUT Kota Padangsidimpuan. Namun, berbeda untuk Tahun ini di mana pandemi Covid-19 masih melanda berbagai daerah.

“Dengan semangat salumpat saindege, kami mengajak masyarakat mendukung pembangunan Kota Padangsidimpuan yang bersinar sesuai dengan visi dan misi Wali Kota Padangsidimpuan. Terus berkarya lawan covid-19 ini. Dengan Semangat membangun ekonomi Kota Padangsidimpuan di tengah pandemi covid. Perkenan kami buka rapat paripurna ini dengan Bismillah,” katanya sembari mengetuk palu.

Awaluddin Pulungan, sebagai tokoh masyarakat yang diminta pandangannya, menerangkan bila falsafah Salumpat Saindege yang diperkenalkan Wali Kota pertama Zulkarnain Nasution, berarti harus sejalan. Saling mengingatkan dan saling mendukung, seiring dalam membangun kota ini.

“Kalau Wali kota Padangsidimpuan sekarang ini punya visi Padangsidimpuan bersinar, ini berarti kita harus cerah, harus sejuk. Cerah dan sejuk,” kata tokoh yang telah sepuh itu.

Di sini hadir juga Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan periode 2009-2014, Azwar Syamsi. Dalam pandangannya, refleksi 19 Tahun Kota Padangsidimpuan yang dimekarkan berdasarkan UU nomor 4 tahun 2001 ini, secara fisik pembangunan dan perubahan semakin maju.

“Tanpa bermaksud mengkritisi. Bahwa ada kekurangan-kekurangan yang notabene bukan ketidakmampuan DPRD, pemerintah kota dan Wali Kota. Kelemahan ini menurut saya, karena sedikitnya anggaran yang dapat diturunkan di Kota Padangsidimpuan,” katanya membandingkan anggaran yang pada tahun-tahun sebelumnya.

Dari itu, kata Azwar Syamsi, sinergitas harus kembali dibangun dengan semangat baru dan terus berkarya. “Saya yakin kemampuan Wali kota, kemampuan Sekda, untuk dapat menerobos kenaikan anggaran di Tahun depan,” harapnya.

Terakhir, Wali kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution yang hadir bersamaan dengan Wakil Wali Kota Arwin Siregar, membacakan kilas balik perjalanan Kota Padangsidimpuan hingga di usia 19 Tahun ini.

“Kita harus terus semangat melawan pandemi ini dengan menerapkan protokol kesehatan dan adaptasi kebiasaan baru,” katanya di penghujung pembacaan itu.

Pada fase ini, kata Irsan, adalah fase yang paling berat. Di sepanjang karir memimpin berbagai organisasi, termasuk memimpin Kota Padangsidimpuan.

Irsan kemudian mengulas suatu cerita tentang para penghuni goa. Hidup dalam kesempitan dan kegelapan. Salah seorang dari penghuni goa itu ada yang lolos dan keluar, melihat dunia dan cahaya langsung matahari, dengan segala keindahan alam terbuka.

“Seorang yang keluar ini beriktikad kembali ke goa, bercerita yang dia lihat di luar. Apa yang dia dapat? Dia dituduh berbohong, karena tudingan berbohong itu, yang akhirnya dia dibunuh. Apa yang kita dapat dari cerita ini? Bahwa tidak mudah menyampaikan kebenaran, bapak ibu,” simpulnya.

Namun begitu, kata Irsan, melalui HUT Kota Padangsidimpuan ini agar semua tidak berputus asa, tidak pernah lelah, dan tidak berhenti mencintai Kota Padangsidimpuan.

“Kebun bunga bisa dirusak siapa saja, tetapi musim semi tidak ada yang bisa menghentikannya,” katanya, kemudian berterimakasih kepada DPRD.

Irsan juga mengapresiasi kinerja Polres Padangsidimpuan yang telah mengikis dan memberantas peredaran narkoba. Selain itu, kepada Kejaksaan pun apresiasinya diberikan karena katanya telah berhasil menyelamatkan uang negara sebesar Rp 2.960.199.417,.

Pun untuk Kodim 0212/TS selain telah menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat di Padangsidimpuan, dengan panen raya jagung, bisa membantu program swa sembada pangan di kota ini.

Terakhir, apresiasi DPRD Kota Padangsidimpuan memberikan cindera mata untuk dua tokoh masyarakat yang terlibat dalam pemekaran Kota Padangsidimpuan serta mantan Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan. (san)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button