Berita

Sekeluarga Disambar Petir: Istri Tewas, Suami Tak Sadarkan Diri

TAPTENG, FaseBerita.ID – Satu keluarga tersambar petir di Desa Siharbangan, Kecamatan Barus Utara, Kabupaten Tapanuli Tengah. Peristiwa yang memilukan itu terjadi pada Senin (18/11/2019) sekira pukul 18.00 WIB.

Sekeluarga warga Desa Aek Dakka, Kecamatan Barus, itu terdiri dari suami Parlianto Nadeak (33), istri Nurlela (30) dan dua anak mereka, masing-masing Luky Nadeak (7) dan Butet Nadeak (3).

Pasca kejadian, Nurlela meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara suaminya Parlianto dilarikan ke rumah sakit. Sedangkan kedua anak mereka selamat.

Informasi dari berbagai sumber, peristiwa itu terjadi saat hujan deras disertai petir pada Senin sore lalu. Keluarga Parlianto yang ketika itu sedang berada di sawah, memilih berteduh di bawah gubuk yang berada di tengah persawahan mereka.

Namun, hal yang tidak diduga terjadi. Tak lama mereka berteduh, petir menghantam gubuk yang menaungi mereka.

Akibat sambaran petir tersebut, Nurlela ditemukan warga sudah meninggal dunia. Sementara Parlianto langsung dilarikan warga ke rumah sakit karena kondisinya yang tidak sadarkan diri.

Kapolres Tapteng AKBP Sukamat melalui Kasubbag Humas Polres Tapteng R Sipahutar dalam pesan tertulisnya membenarkan kejadian tersebut.

Disebutkan, berdasarkan keterangan saksi Kepala Desa Aek Dakka bernama N Sigalingging (43), keluarga Parlianto ditemukan warga lainnya bernama Antoni Siregar (41). Saat ditemukan, Parlianto dan keluarga lainnya dalam keadaan terpisah.

“Parlianto ditemukan terpental di tengah sawah dengan keadaan tidak sadarkan diri. Selanjutnya warga yang berada di tempat kejadian melakukan pertolongan pertama dan langsung membenamkannya ke lumpur yang berada di tengah sawah,” ujar Sipahutar.

Sementara Nurlela ditemukan di bawah gubuk dengan keadaan meninggal dunia. “Sedangkan kedua anak korban, masing-masing Luky dan Butet, turut dibenamkan ke lumpur yang tidak jauh dari gubuk tempat kejadian.”

Selanjutnya warga sekitar pun bergotong-royong  mengangkat keluarga korban ke rumah bersama dengan Kapolsek Barus Iptu Ngatemi. (tam)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button