Berita

Sekdes Pukul Warga Berujung Bentrok

PALAS, FaseBerita.ID – Warga Desa Handang Kopo Kecamatan Ulu Barumun bentrok, Jumat (1/11/2019) minggu lalu. Diduga dua kubu warga sekampung ini bentrok gara-gara pemilihan Kepala Desa yang telah usai dilaksanakan.

Informasi dihimpun, kerusuhan hingga kontak fisik sempat terjadi antar warga sekampung, pendukung dua calon kades.

Peristiwa yang tejadi sekira pukul 15.24 WIB itu sempat membuat heboh warga.

DL adalah salah seorang warga yang jadi korban pemukulan atas bentrokan yang terjadi.

Awalnya, pertengkaran itu terjadi di kediaman DL yang didatangi AH. Saat itu, DL dihubungi AH, lalu mendatangi DL di rumahnya.

Kedatangan AH yang juga Sekretaris Desa (Sekdes) bersama tiga temannya langsung masuk ke rumah DL. Sempat cekcok, hingga berujung pemukulan terhadap DL.

Kejadian ini langsung berkembang hingga melibatkan massa kedua pendukung calon kepala desa. Suasana pun berubah ricuh karena melibatkan massa pendukung kedua calon.

Empat warga, sempat mengalami cedera ringan akibat pemukulan yang dilakukan AH yang juga Sekretaris Desa Handang Kopo juga saudara kandung kepala desa.

Topan Harahap, selaku kepala desa yang juga kades yang dinyatakan menang usai pilkades pada 30 Oktober lalu, sempat melerai.

Namun emosinya saat itu memuncak dan sempat mengancam DL.

“Ho Sip Ko (kau diam kau, red),” kata Mirhanuddin Daulay selaku saksi menirukan perkataan kepala desa saat itu.
Bahkan kades sempat mengancam DL untuk tidak banyak bertingkah.

“Kau diam kau, nanti dibunuh orang itu kau,” terang Mirhanuddin mencontohkan pernyataan Kades Topan Harahap.

Tak berselang lama, warga melapor ke Polsek Barumun. Sepanjang mediasi di Mapolsek Barumun, tiba-tiba bentrok dua kubu warga setempat kembali terjadi. Disitulah tiga korban lainnya terkena lemparan batu.

Kasus pemukulan ini sudah ditangani Polsek Barumun. Hanya saja masih dalam pemeriksaan.

“Sudah masuk laporannya. Keduanya sama-sama melapor,” kata Kapolsek Barumun AKP Eddy Sudrajat.

Sementara Kepala Desa Handang Kopo Topan Kumala Harahap membantah telah mengancam korban pemukulan. Hal itu katanya karangan semata.

“Nggak ada (mengancam) itu, yang dibikin-bikin orang itu nya itu,” kata Kades. (tan)

Tags

Berita lainnya

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker
Close