Berita

Sebulan Hilang, Ditemukan Tinggal Tengkorak

FaseBerita.ID – Warga Peranginan, Kecamatan Sitahuis, Tapteng, digemparkan penemuan kerangka manusia, Jumat (1/11/2019). Setelah diidentifikasi, diduga kuat tulang-belulang yang ditemukan di semak-semak sebuah perbukitan itu adalah jasad Juara Manalu (62) warga Bonan Dolok, Tapteng. Lokasi penemuan juga hanya sekitar 200 meter dari kediaman orangtua korban.

Menurut informasi, Juara sudah sebulan meninggalkan rumah. Keluarganya juga sudah mencari ke semua tempat, termasuk ke rumah keluarga dekat. Namun usaha yang dilakukan tidak jua membuahkan hasil.

“Dia ini tinggal di Bonan Dolok, kalau orangtuanya di Paranginan ini. Jadi, mayatnya ditemukan sekitar 200 meter di belakang rumah orangtuanya. Di sekitar kebun karet di atas bukit. Memang sudah sebulan katanya ini hilang. Keluarga pun sudah capek mencari ke sana kemari,” kata Master Gultom, salah seorang warga sekitar.

Sekilas dia menceritakan awal mula penemuan jenazah itu. Cerita berawal saat adik almarhum bersama beberapa warga yang sudah beberapa hari melakukan pencarian, berinisiatif mencari kembali Juara di sekitar kebun karet di belakang rumah orangtuanya.

Ternyata pencarian membuahkan hasil. Korban ditemukan sudah tidak bernyawa dan tinggal kerangka, tergeletak di tanah.

Diduga, almarhum meninggal karena gantung diri. Karena di sekitar jenazah ditemukan kain panjang yang diduga merupakan kain gordyn.

“Sudah terletak di tanah. Kalau menurut dugaan kami, mungkin yang bunuh dirinya ini. Karena ada kain gordyn ditemukan,” ungkapnya.

Tidak ada warga yang megetahui penyebab pasti Juara menghilang. Namun, sebagian warga menyebut karena adanya masalah dalam keluarga.

Untuk mengevakuasi jenazah dari atas bukit, warga dan petugas dari Kepolisian dan TNI-AD butuh waktu cukup lama. Karena kondisi bukit yang terjal. Hingga berita ini diturunkan kemarin sore, belum ada keterangan yang diperoleh dari pihak Kepolisian. (ts)



Unefa

Pascasarjana
Tags
Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker