Berita

Saut Bangkit Purba: Bersatu Lawan Korona, Manfaatkan Bahan yang Ada

SIMALUNGUN, FaseBerita.ID-Anggota DPRD Sumatera Utara Saut Bangkit Purba SE mengajak seluruh kalangan masyarakat, khususnya di Kabupaten Simalungun dan Kota Siantar, untuk bersama-sama berupaya mencegah penyebaran corona virus disease 2019 (covid-19).

“Kita membantu pemerintah untuk melakukan pencegahan dan pasca penanganan, jika ada yang sudah terinfeksi. Caranya patuhi imbauan pemerintah. Mulai sosial distancing, fisic distancing, cuci tangan dan pakai masker,” kata Saut Bangkit Purba, Selasa (7/4/2020).

Menurut Politisi Partai Demokrat ini, menjaga jarak dan menghindari kerumunan wajib hukumnya saat ini. Itu untuk menghindari penyebaran virus korona. Jika memang tidak perlu kali, jangan keluar rumah untuk sementara waktu.

Saut Purba bersama istri memperagakan penggunaan sarung.

Untuk melindungi diri, jika masker belum ada, masyarakat dapat menggunakan hiou atau sarung yang biasa digunakan masyarakat. Bisa dibentuk sedemikian rupa sehingga dapat melindungi bagian muka.

“Intinya gunakan yang ada pada kita untuk melindungi diri sendiri dan keluarga. Jangan pasrah dengan keadaan. Jika belum mendapat masker, apa yang dapat dipakai bisa digunakan. Cuci tangan juga sangat efektif, maka diusahakan ada tempat cuci tangan di rumah dan tempat-tempat umum,” katanya.

Sementara untuk mencuci tangah yang lebih praktis ala tradisional, lanjut Saut, dapat menggunakan air rebusan sirih. Cara mencuci tangannya tidak perlu menggunakan air banyak, cukup dengan sedikit air rebusan sirih dibuat membasahi tangan. Sirih memiliki zat yang bisa mematikan kuman termasuk membersihkan virus.

Selain untuk membersihkan tangan, sirih dicampur, kapur dan gambir dapat dimakan secara rutin untuk menjaga kesehatan mulut, terutama tenggorokan yang disebut-sebut sebagai tempat berkembangnya virus sebelum masuk ke paru-paru.

“Intinya ada kearifan lokal yang bisa dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan dan kekebalan tubuh termasuk dengan bahan-bahan rempah yang ada di kampung kita. Ada jahe, temu lawak, dan rempah-rempah lain yang diyakini menambahkan kekebalan pada tubuh,” katanya.

Menurut Saut, pemerintah memiliki keterbatasan  kemampuan untuk memfasilitasi semua kebutuhan  masyarakat dalam menghadapi Pandemi Covid-19, sehingga masyarakat diharapkan ikut membantu termasuk memanfaatkan kearifan lokal yang ada.

“Kita bergotongroyong menggunakan semua potensi yang ada, baik di pemerintah maupun di mayarakat agar pandemi korona ini segera teratasi. Kita berdoa agar virus ini segera teratasi sebelum banyak jatuh korban,” pungkasnya.(esa) 



Pascasarjana

Unefa
Back to top button