Berita

Satu Lagi Pelaku Perampokan Rumah Nenek di Batubara Berhasil Diamankan

FaseBerita.ID – Polres Batubara berhasil mengamankan seorang pelaku perampokan rumah terhadap nek Musinem,  79 tahun yang mengancam korbannya dengan kampak beberapa waktu lalu yang terjadi di Dusun I Desa Simodong, Kecamatan Sei Suka.

Pelaku bernama Sahardi alias Jiweng yang terpaksa diberi tindakan terukur di kakinya, karena berusaha melarikan diri saat hendak ditangkap.

“Berkat kerja keras personel di lapangan atas hasil penyelidikan, bahwa terduga pelaku berada dipersembunyiannya di wilayah Deli Serdang. Saat ditangkap, pelaku melakukan perlawanan sehingga Personel memberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kedua kaki pelaku,” kata Kapolres Batubara AKBP Ikhwan Lubis saat memberikan keterangan kepada wartawan, Senin (23/3).

Ia mengatakan, peristiwa ini bermula pada Senin (24/2) lalu, dimana saat itu Jiweng sedang berangkat bekerja di ladang dengan membawa kampak. Saat berjalan menuju ladang, pelaku melewati rumah saksi korban (Musinem). Ketika itu pelaku melihat rumah korban dalam keadaan sunyi. Kemudian pelaku masuk ke rumah korban melalui pintu belakang dan langsung masuk ke dalam kamar korban.

Setelah berada di dalam kamar, pelaku meraba bantal dan menemukan uang senilai Rp2 juta. Selain itu, pelaku juga menemukan kunci lemari di dalam sarung bantal. Setelah ia membuka lemari, pelaku kembali menemukan uang tunai yang dibalut dalam kerudung dan perhiasan emas yang disimpan dalam lipatan kain.

Saat hendak membawa hasil curian keluar rumah, pelaku dipergoki oleh korban. Namun pelaku langsung mengancam korban dengan menggunakan kampak, merasa terancam korban kemudian pasrah dan membiarkan pelaku pergi.

Ditambahkannya, setelah berhasil menjalankan aksinya, pelaku kemudian menghitung uang yang berhasil diambil senilai Rp25 juta. Serta hasil penjualan perhiasan emas senilai Rp21.700.000, yang kemudian dia dibelikan sepeda motor.

Selain Jiweng, polisi juga berhasil mengamankan Syahril alias Alil. Sedangkan satu pelaku atas nama Ruslan masuk dalam daftar pencarian orang. Mereka masing-masing berperan membantu Jiweng setelah melakukan pencurian. (per)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button