Berita

Satpol PP Asahan Bongkar Satu Bangunan Liar di Jalan Imam Bonjol Kisaran

ASAHAN, FaseBerita.ID-Satpol Pamong Praja Kabupaten Asahan membongkar bangunan yang berdiri di pinggir Jalan Imam Bonjol, Kisaran, Kabupaten Asahan, Jumat (11/9/2020).
Selama ini bangunan tersebut digunakan untuk berdagang dan usaha tempel ban. Namun sayangnya bangunan tersebut menyalahi Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Asahan. Sebab, bangunan yang berdiri di depan ruko itu berada di bahu jalan.

Hal ini diungkapkan Kabid Perpu Satpol-PP Kabupaten Asahan Indriaty SH, saat ditemui wartawan di lokasi bangunan.
Dikatakan Indriaty, sebelumnya telah dilakukan beberapa tahapan seperti memberikan surat teguran dan peringatan. Namun didiamkan oleh pemiliknya.

“Sudah kita kerjakan tahapannya seperti teguran dan peringatan bahkan sebelumnya lurah setempat juga pernah memanggil pemilik bangunan ini,” jelas Indriaty.
Lebih lanjut Indriaty menjelaskan, bangunan tersebut sudah sangat fatal. Sebab, bukan hanya sekedar berdiri di bahu jalan, namun bangunan tersebut juga menutupi beberapa ruko yang ada dibelakangnya sehingga pemilik ruko pun komplin.

“Pemilik ruko keberatan juga adanya bangunan berdiri di sini, jelas mereka mau usaha pun susah karena rukonya tertutupi oleh bangunan warung ini,” kata Indriaty.
Terdapat beberapa pintu bangunan warung yang berdiri di bahu jalan tersebut, namun saat ini masih 1 bangunan warung yang dibongkar.

“Hari ini hanya satu bangunan saja yang kami bongkar. Karena, beberapa pemilik bangunan yang lain minta tempo sampai hari Minggu ini untuk membereskan barang-barang miliknya. Kita lihat nanti hari Senin, kalau belum dibongkar oleh pemiliknya maka kita yang bongkar hari Senin nanti,” ujar Indriaty.

Di tempat yang sama, Lurah Tebing Kisaran, Kecamatan Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan menerangkan bahwa persoalan tersebut sudah cukup lama dibahas.
“Sebenarnya ini sudah lama, sejak 2018 kita sudah panggil pemilik bangunan ini. Kita pinta agar dibongkar, tapi tak dihiraukan,” katanya.

Dikatakannya bahwa secara moral, bangunan ini merugikan orang lain dan secara aturan bangunan ini juga sudah melanggar aturan.
“Sebenarnya bangunan yang dibongkar ini bukan pemiliknya lagi yang menggunakan tapi disewakan. Kalau pemiliknya sebenarnya orang kaya,” tutupnya.(bay/esa)



Pascasarjana

Unefa
Back to top button